Hukrim

Kasus Kucing Dicekoki Ciu hingga Mati Naik ke Tahap Penyidikan

RIAUMANDIRI.ID, TULUNGAGUNG - Polisi menaikkan status penanganan perkara dugaan penganiayaan kucing yang videonya viral di media sosial. Dari penyelidikan menjadi penyidikan.

Kasat Reskrim Polres Tulungagung AKP Hendi Septiadi mengatakan, peningkatan status perkara dilakukan setelah pihaknya mendapatkan hasil autopsi atau nekropsi bangkai kucing serta pemeriksaan para saksi.

"Untuk tersangka masih belum. Nah setelah ini kami akan koordinasi dengan kejaksaan untuk ekspose. Ekspose juga untuk mendalami siapa saja yang layak untuk dijadikan tersangka," kata Hendi Septiadi, Sabtu (23/11/2019).

Dari keterangan saksi ahli yang melakukan nekropsi terhadap bangkai kucing, didapat keterangan jika kematian kucing akibat tersedak oleh cairan yang diminumkan. Selain itu juga ditemukan adanya perlemakan pada bagian ginjal dan hati.

"Pada keterangan saksi ahli ada yang kami perjelas lagi. Kalau sebelumnya kami sempat menyampaikan perlemakan akibat dari alkohol. Setelah kami konfirmasi ulang perlemakan itu ternyata bahasa yang benar bisa terjadi akibat etanol atau penyebab lain," ujarnya.

Penyebab lain perlemakan karena kurangnya asupan makanan atau kondisi kucing yang kelaparan. Analisa itu juga dikuatkan dengan tidak ditemukannya makanan pada bagian lambung kucing.

Pada tahap penyidikan keterangan para saksi, termasuk perekam video serta pemberi minuman kepada kucing, masih tetap sama seperti saat penyelidikan. Mereka bersikukuh jika cairan yang diminumkan pada kucing adalah air kepala muda. Hal itu juga dikuatkan keterangan saksi lain.

Hendi menambahkan, dalam perkara kucing viral ini, polisi menduga ada sejumlah pelanggaran hukum dan berpotensi untuk dijerat dengan pasal 15 Undang-undang Nomor 1 Tahun 1946 dan atau pasal 302 KUHP tentang penganiayaan pada hewan.

Sebelumnya, video yang direkam Azam warga Desa Dukuh, Kecamatan Gondang, Tulungagung viral, lantaran memperlihatkan salah satu temannya yang tengah memberikan cairan kepada seekor kucing persia.

Dalam video itu perekam video juga memberikan narasi dan keterangan jika cairan yang diminumkan adalah minuman keras jenis ciu. Azam juga merekam detik-detik tewasnya kucing tersebut pascadiberikan cairan.

Kasus tersebut akhirnya memantik reaksi dari para pecinta kucing di berbagai daerah. Puncaknya perekam video dilaporkan ke Polres Tulungagung dengan dugaan penganiayaan terhadap kucing.


Tags

[Ikuti Riaumandiri.id Melalui Sosial Media]





Tulis Komentar