Pendidikan

Universitas Riau Buka Penerimaan Mahasiswa Baru Melalui Tiga Jalur, Ini Tahapannya

Wakil Rektor I Universitas Riau, Prof Dr HM Nur Mustafa didampingi Staf Ahli Wakil Rektor Dr Rahman Karnila dan Sekretaris Azhar Kasymi, SH, saat menggelar konferensi pers di Rektorat Unri, Rabu (11/12/2019). (Riaumandiri.id/Rico Mardianto)

RIAUMANDIRI.ID, PEKANBARU - Universitas Riau (Unri) kembali membuka penerimaan mahasiswa baru untuk tahun ajaran 2020 melalui tiga jalur.

Adapun tiga jalur teresbut yakni jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dengan membuka kuota 30 persen, Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) sebanyak 40 persen, dan jalur Mandiri 30 persen. 

Wakil Rektor I Bidang Akademik Universitas Riau, Prof Dr H M Nur Mustafa, MPd, mengatakan, untuk jalur SNPMTN dilaksanakan oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT). LTMPT sendiri merupakan lembaga penyelenggara tes masuk perguruan tinggi bagi calon mahasiswa baru, yang berada di bawah naungan Kemenristekdikti.

"Kami menerima 6.500 sampai 7000 mahasiswa baru. Untuk SNMPTN itu dimulai dari tahapan yang baru, yakni siswa mesti membuka akun untuk registrasi di LTMPT pada 2 Desember 2019 sampai 7 Januari 2020," terangnya didampingi Staf Ahli Wakil Rektor Bidang Akademik Dr Rahman Karnila dan Sekretaris Azhar Kasymi, SH di gedung Rektorat Universitas Riau, Rabu (11/12/2019).

Dia menjelaskan, SNMPTN dilakukan berdasarkan hasil penelusuran prestasi akademik dengan menggunakan rapor dan portfolio akademik siswa. 

Selanjutnya, sekolah yang siswanya mengikuti SNMPTN harus yang telah memiliki Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN), serta siswa yang memiliki Nomor Induk Siswa Nasional (NISN).

Setelah itu, pihak sekolah wajib membuat akun LTMPT serta mengisi Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS). 

Setelah registrasi akun LTMPT yang dimulai pada 2 Desember 2019 hingga 7 Januari 2020, dilanjutkan dengan pengisian data PDSS dan verifikasi oleh sekolah pada tanggal 23 Januari hingga 6 Februari 2020.

Setelah melakukan dua tahapan tersebut, sekolah mengurutkan siswa berdasarkan nilai mata pelajaran. 

"Tiap sekolah memiliki kuota berbeda untuk mengikutsertakan siswanya SNMPTN. Siswa yang memenuhi syarat bisa mendaftar SNMPTN dengan ketentuan akreditasi sekolah, yakni akreditasi A 40 persen terbaik di sekolahnya, akreitasi B 25 persen, dan akreditasi C dan lainnya 5 persen siswa berprstasi di sekolahnya," terangnya.

Sementara untuk pendaftaran SNMPTN dilakukan pada 11 Februari sampai 25 Februari 2020. Pendaftar dapat memilih jurusan sesuai dengan bidang masing-masing, yakni IPA, IPS, dan IPC.

Sedangkan jalur kedua adlah SBMPTN, di mana tahun ini dengan model Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK). Pendaftaran untuk UTBK-SBMPTN dimulai 30 Maret hingga 11 April 2020.

Dan jalur ketiga atau opsi terakhir bagi calon mahasiswa yaitu jalur Mandiri. Seleksi jalur ini terdiri dari dua yakni penelusuran bibit unggul daerah (PBUD) atau penelusuran bakat minat (PBM) serta seleksi mandiri PTN wilayah Barat.

"Yang kedua ini, dulu kami laksanakan sendiri, sekarang kami bergabung denan PTN wilayah barat, namanya Seleksi Mandiri Masuk Perguruant Tinggi Wilayah Barat," tuturnya.


Reporter: Rico Mardianto



[Ikuti Riaumandiri.id Melalui Sosial Media]





Tulis Komentar