Ekonomi

Sejumlah Proyek di Dinas PUPR Riau Tahun Ini Alami Keterlambatan Penyelesaian

Kadis PUPR Provinsi Riau, Dadang Eko Purwanto

RIAUMANDIRI.ID, PEKANBARU – Jelang akhir tahun 2019, Pemerintah Provinsi Riau mulai menyelesaikan seluruh kegiatan. Kendati dalam perjalanannya masih ada beberapa proyek yang belum menyelesaikan pekerjaan pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Riau 2019. 

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Riau, Dadang Eko Purwanto mengatakan, ada banyak pekerjaan yang mengalami keterlambatan, seperti jembatan Sail Pekanbaru, jembatan Koto Gasib Siak dan jembatan PT SIR yang menghubungkan Pekanbaru-Siak. 

Tidak itu saja, pembangunan jalan di Pulau Padang, Kepulauan Meranti, Masjid Raya Riau, Palas, Pekanbaru, juga tidak akan rampung tahun ini. Dan tidak semua keterlambatan perkerjaan murni karena kesalahan rekanan. Karenanya, pihaknya memberikan toleransi kepada rekanan yang pekerjaannya mengalami kendala faktor alam.

"Seperti jembatan di PT SIR yang menghubungkan Pekanbaru-Siak, itu sudah lama terendam terus. Ini bukan kesalahan rekanan, tapi karena kondisi sekarang musim hujan. Beberapa upaya sudah dilakukan, seperti mempompa namun masih terendam. Padahal material sudah ada semua, termasuk gelagar jembatan sudah lama kita datang dari Medan," kata Dadang, Selasa (17/12/2019).

Dijelaskan Dadang, beberapa pekerjaan yang belum selesai tetap diberikan pinalti keterlambatan. Seperti biasanya bagi kontraktor yang tidak menyelesaikan pengerjaan sesuai jadwal yang telah ditetapkan dalam kontrak tentu akan dikenakan sanksi. 

"Besaran pinalti satu permil dari nilai kontrak yang belum selesai, tapi saya sudah ingatkan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) terhadap keterlambat pekerjaan kalau yakin ditambah waktu silahkan ditambah, karena dalam aturan dibenarkan. Tapi kalau tak yakin putus kontrak dan blacklist," tutupnya.


Reporter: Nurmadi


Tags Ekonomi

[Ikuti Riaumandiri.id Melalui Sosial Media]





Tulis Komentar