Peristiwa

Hasil Pencarian Siswa SMA 7 Pekanbaru yang Hanyut Masih Nihil

Pencarian siswa SMA 7 Pekanbaru yang hanyut terbawa arus sungai Siak.

RIAUMANDIRI.ID, PEKANBARU - Sampai sore ini, pencarian siswa SMA 7 yang hanyut terbawa arus sungai Siak di Pelabuhan Manggis Pekanbaru masih nihil. 

Humas Basarnas Pekanbaru, Kukuh Widodo, mengatakan pencarian masih dilakukan sampai saat ini oleh tim SAR gabungan, akan tetapi belum ada tanda-tanda korban akan ditemukan. 

"Ya, untuk sementara ini masih dalam proses pencarian oleh tim SAR gabungan. Hingga saat ini tim di lapangan mengatakan masih nihil," ungkapnya saat diwawancarai Kamis (19/12/2019) sore. 

Widodo mengatakan, proses pencarian akan dihentikan jika dalam 7 hari ke depan korban tidak juga ditemukan. Kecuali ada tanda-tanda yang mengarah pada hasil yang positif ataupun ada permintaan keluarga korban atau instansi terkait. 

"Untuk pencarian sendiri, kita punya prosedur melakukan pencarian selama 7 hari. Jika tidak juga diketemukan, pencarian akan dihentikan. Kecuali jika ada tanda-tanda korban akan ditemukan dan ada permintaan dari keluarga korban maupun instansi yang ikut melakukan pencarian," jelasnya lagi. 

Dia menyebutkan, untuk proses pencarian, Basarnas memulai operasi pukul 06.00 WIB sampai pukul 18.00 WIB. 

"Kita tidak melakukan pencarian malam hari karena tidak efektif, sehingga hasilnya tidak maksimal," katanya. 

Sebelumnya, diketahui lima orang anak laki-laki tengah asyik mandi di Sungai Siak, tepatnya di Pelabuhan Manggis, Kecamatan Senapelan, Kota Pekanbaru. Lima orang anak laki-laki yang setelah dikonfirmasi adalah pelajar SMA 7 Pekanbaru ini tidak sadar temannya hanyut terbawa arus sungai.

Widodo mengatakan, pada Rabu (18/12/2019) sekitar pukul 17.45 WIB, pihaknya menerima laporan bahwa seorang anak bernama Dimas (18) tenggelam di dekat Leton III pada saat berenang bersama teman-temannya.

"Jadi informasinya Dimas ini sekitar pukul 16.30 WIab mandi-mandi di Sungai Siak bersama lima temannya. Korban berenang, namun pada saat itu dia dalam keadaan kelelahan sehingga terbawa arus dan hanyut," jelas Widodo kepada wartawan, Rabu malam (18/12/2019).

Menindaklanjuti laporan tersebut, pukul 18.00 WIB, Basarnas Pekanbaru memberangkatkan 1 tim rescuer untuk melakukan pencarian. 

"Adapun unsur yang terlibat dalam pencarian, ada dari Tim Rescuer Basarnas Pekanbaru dan KN 413, KSOP, KP3. Polair, dan masyarakat," tutupnya.

 

Reporter: M. Ihsan Yurin
 


Tags

[Ikuti Riaumandiri.id Melalui Sosial Media]





Tulis Komentar