Peristiwa

Bukaan Pintu Waduk PLTA Koto Panjang Ditambah, Warga Teratak Buluh Khawatir Banjir Lagi

Air mulai surut di pasar tradisonal Desa Teratak Buluh, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar

RIAUMNDIRI.ID, PEKANBARU - Banjir yang melanda Desa Teratak Buluh, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar hari ini mulai berangsur surut. Sebelumnya, sepekan belakangan banjir di desa ini menyebabkan rumah dan pasar terendam.

Salah seorang pedagang kebutuhan pokok di Pasar Teratak Buluh, Syerif mengatakan, akibat banjir merendam pasar yang tereletak di tepi Sungai Kampar itu, banyak kios pedagang terendam, sehingga para pedagang beralih jualan ke pinggir jalan yang posisinya lebih tinggi.

"Baru hari ini air mulut surut, kemarin kios-kios di sini terendam semua. Rumah warga pun di Dusun II dan Dusun III habis terendam, usaha peternakan ayam terganggu karena banyak anak ayam mati, keramba nelayan juga banyak hanyut," ujarnya kepada Riaumandiri.id, Jumat (20/12/2019).

Kondisi yang sama pun terjadi di desa seberang Teratak Buluh, yaitu Desa Kampung Pinang, Kecamatan Perhentian Raja. Rumah-rumah warga yang berdekatan dengan bibir sungai tampak terendam banjir.

Menurut Syerif, sejak awal banjir melanda hingga hari ini belum ada bantuan dari pemerintah daerah maupun dari pihak lain. 

Sementara warga lainnya yang ditemui Riaumandiri.id di Dusun III mengaku khawatir air bakal naik lagi ke permukiman karena hari ini PLTA Koto Panjang kembali menambah tinggi bukaan pintu pelimpahan. 

Warga khawatir sebab banjir tak hanya merendam rumah warga tapi juga kebun cabai, pisang, dan lain-lain.

"Tadi sudah diumumkan di masjid, pintu bukaan PLTA Koto Panjang dibuka lagi siang ini. Kemungkinan malam ini air naik lagi," ujarnya.

Manajemen Waduk Unit Layanan PLTA Koto Panjang kembali menambah tinggi bukaan pintu pelimpahan (spillway gate) pada siang ini, Jumat (20/12/2019).

Plt Manager PLTA Koto Panjang, Cecep Sofhan Munwar mengatakan, saat ini kondisi sungai di sisi hulu Waduk PLTA Koto Panjang kembali meningkat akibat curah hujan yang cukup tinggi, namun kondisi debit air masih dalam posisi aman terkendali.

"Saat ini elevasi waduk PLTA Koto Panjang terus mengalami kenaikan. Pagi tadi elevasi waduk mencapai 82.89 mDPL dengan outflow total sebesar 585.24 m3/s sementara Inflow mencapai 3045.80 m3/s," kata Cecep kepada wartawan.


Reporter: Rico Mardianto


Tags Banjir

[Ikuti Riaumandiri.id Melalui Sosial Media]





Tulis Komentar