Nasional

KPK Tak Pakai Lagi Febri Diansyah Sebagai Juru Bicara

Febri Diansyah

RIAUMANDIRI.ID, JAKARTA – Sejak menjabat Kepala Biro Hubungan Masyarakat (Kabiro Humas) di KPK pada Desember 2016, Febri Diansyah juga bertugas sebagai juru bicara (jubir) bagi lembaga antikorupsi itu. Namun kini KPK dengan kepemimpinan baru ingin posisi jubir diisi oleh wajah lain.

"Selama ini karena tidak ada (jubir) maka Kabiro Humas yang merangkap sebagai jubir. Ke depan semua struktur akan kita lengkapi," ujar Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron, Senin (23/12/2019).

Menurutnya, Febri ada kemungkinan akan tetap bekerja sebagai Kabiro Humas KPK. Tugas jubir akan diemban orang baru sebagai suara perwakilan dari KPK ke publik.

Jabatan Kabiro Humas di KPK berada di bawah kepemimpinan Sekretariat Jenderal yang bertugas pada urusan kehumasan. Tugas-tugas lain untuk Kabiro Humas biasanya sebagai jembatan komunikasi terkait kebijakan dan hasil pelaksanaan pemberantasan korupsi secara internal ataupun eksternal.

Sementara jubir sebenarnya merupakan jabatan fungsional yang dapat dilekatkan pada pejabat struktural mana pun. Untuk di KPK, posisi jubir memang biasanya dilekatkan pada Kabiro Humas. 

Kembali pada keterangan Nurul. Dia menyebut selain posisi itu, ada 6 jabatan lain yang saat ini masih kosong. Enam jabatan tersebut adalah Deputi Penindakan, Direktur Penyelidikan, Deputi Informasi dan Data, Direktur Pengolahan Informasi dan Data, Kepala Sekretariat Pengawasan Internal dan Pengaduan Masyarakat, Koordinator Sekretaris Pimpinan.

"Struktur KPK sampai saat ini ada 6 yang belum ada pejabat definitifnya, termasuk jubir sampai saat ini sesungguhnya belum ada jubir khususnya. Jadi bukan hanya mencari jubir tapi mencari 6 pejabat definitif sesuai struktur yang ada perlu dilengkapi," kata Nurul.

Sementara itu, KPK saat ini memang dipimpin wajah baru, yaitu Firli Bahuri, Nurul Ghufron, Lili Pintauli Siregar, Alexander Marwata, dan Nawawi Pomolango, yang sudah resmi dilantik pada Jumat (20/12) kemarin. 

Kekinian, struktur baru di KPK, yang bernama Dewan Pengawas, turut dilantik dan diisi oleh Tumpak Hatorangan Panggabean, Harjono, Syamsuddin Haris, Albertina Ho, dan Artidjo Alkostar.


Tags KPK

[Ikuti Riaumandiri.id Melalui Sosial Media]





Tulis Komentar