Peristiwa

Danau Singkarak Makan Korban, Seorang Pelajar SMKN 2 Solok Tewas Tenggelam Saat Berenang

Proses pencarian seorang pelajar yang tenggelam. (Wandi Malin/HMG)

RIAUMANDIRI.ID, SOLOK - Danau Singkarak yang menyimpan berjuta pesona keindahan, kembali memakan korban. Yuditia (17) seorang remaja warga Tembok, Kelurahan Nan Balimo, KecamatanTanjung Harapan, Kota Solok, Sumatera Barat, tewas tenggelam saat berenang di objek wisata Katapiang, Jorong Pasia, Nagari Tikalak, Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok, Senin (23/12/2019).

Kapolres Solok Kota AKBP Ferry Suwandi, SIK, melalui Kapolsek X Koto Singkarak Iptu Ahmad Ramadhan membenarkan kejadian itu. 

Dari keterangan saksi yang merupakan pengelola objek wisata tersebut kepada petugas mengungkapkan, peristiwa meninggalnya pelajar kelas XI SMKN 2 Kota Solok tersebut berawal ketika korban bersama sepupunya Fajrul Ihsan (17) berenang dari tepian pemandian Katapiang menuju ke tengah Danau Singkarak.

Namun setiba di tengah danau, terdengar beberapa orang pengunjung berteriak-teriak minta tolong karena melihat ada orang tenggelam. Melihat kondisi itu, salah seorang keluarga dari pemilik/pengelola objek wisata bernama Anton langsung berenang ke tempat tenggelamnya korban. Setelah lebih kurang 5 menit korban langsung ditemukan dalam keadaan tidak bergerak dan tak sadarkan diri.

Korban sempat diberikan pertolongan darurat dengan bantuan pernapasan buatan (CVR). Namun karena kondisi tubuh korban tidak ada memberikan respon, korban kemudian dibawa ke Puskesmas Singkarak dengan menggunakan kendaraan pengunjung yang ada di lokasi objek wisata. 

Setelah sampai di Puskesmas langsung diberikan tindakan medis. Namun malang, nyawa korban tak tertolong.

“Pada pukul 17.13 WIB korban kemudian diserahkan oleh pihak Puskesmas Singkarak kepada pihak keluarga korban. Kemudian pihak keluarga langsung membawa korban ke rumah duka dengan menggunakan mobil ambulans Puskesmas,” terang Kapolsek seperti dilansir Harianhaluan.com (Haluan Media Group).

Kapolsek menambahkan, dari keterangan pemilik/pengelola objek wisata Katapiang Tikalak, rombongan keluarga korban sebelum kejadian tiba di lokasi pemandian sekitar pukul 15.15 WIB. Korban berangkat bersama kedua orang tuanya dan rombongan dari Tembok Kelurahan Nan Balimo, Kecamatan Tanjung Harapan, Kota Solok.

Pada saat berada di lokasi objek wisata Katapiang korban langsung berenang dengan berpakaian lengkap. 

“Korban sebelum kejadian sempat dilarang oleh kedua orang tuanya untuk berenang ke tengah danau, tetapi tidak diindahkan oleh korban,” ujarnya.

Dia menambahkan saat kejadian, di lokasi pemandian tidak ada tanda batas mandi dan berenang bagi pengunjung yang kebetulan ramai saat memasuki musim liburan akhir tahun, ditambah lagi ketinggian permukaan air danau  sedang naik.  

Kondisi ini dikhawatirkan akan mengakibatkan peristiwa serupa kembali terjadi jika tidak ada kewaspadaan dari pengelola objek wisata dan pengunjung. 

“Kami mengimbau pengunjung untuk waspada dan mematuhi imbauan di objek wisata Danau Singkarak ini,” tutup Kapolsek.



[Ikuti Riaumandiri.id Melalui Sosial Media]





Tulis Komentar