Olahraga

11 Kali Lepaskan Tembakan Tanpa Gol, Messi Tak Pernah Semubazir Ini

Lionel Messi gagak mencetak gol meski melepas 11 tembakan saat menghadapi Valencia (Foto: The Independent)

RIAUMANDIRI.ID, Valencia - Lionel Messi menyia-nyiakan 11 tembakan yang dilepasnya saat Barcelona takluk 0-2 dari Valencia. La Pulga tak pernah semubazir ini membuang peluang sejak 2017.

Barcelona harus menyerah 0-2 saat bertandang ke markas Valencia, Estadio Mestalla, pada pekan ke-21 La Liga, Sabtu (25/1/2020) malam WIB. Gol kemenangan tim tuan rumah tercipta di babak kedua melalui bunuh diri Jordi Alba dan Maxi Gomez.

Dalam laga ini, Bluagrana sebenarnya menguasai jalannya pertandingan. Menurut Opta, mereka mencatatkan penguasaan bola sebesar 73,5 persen.

Pasukan Quique Setien juga lebih dominan dalam melancarkan serangan. Barcelona mampu membuat 14 tembakan sepanjang 90 menit, sedangkan Valencia hanya membuat tujuh upaya tembakan.

Messi yang menjadi motor serangan El Barca melepas 11 tembakan di antaranya. Namun catatan ini sia-sia karena tak ada satu pun dari peluang tersebut yang berhasil dikonversi menjadi gol.

Insting pembunuh Messi seolah menghilang di laga ini. Dari 11 upaya tembakan Messi, hanya empat yang mengarah ke gawang Kelelawar Hitam.

Itupun semuanya masih mampu diredam oleh Jaume Domenech. Sementara lima tembakan off target dan dua lainnya berhasil diblok barisan bertahan Valencia.

Messi sebelumnya tak pernah menyia-nyiakan peluang separah ini sejak Desember 2017. Dikutip dari Opta, ini menjadi laga dimana Messi gagal mencetak gol dengan upaya melepas tembakan terbanyak sepanjang 90 menit.

Menyamai kegagalan pemain 32 tahun ini saat Barcelona menang 4-0 di Camp Nou pada musim 2017/2018. Dalam laga tersebut, Messi juga tak mampu mencetak gol meski melepas 11 tembakan.

=========

Mahfud MD: Pemerintah Tolak Tawaran Amerika untuk Kerja Sama di Natuna

Diajak Amerika Garap Natuna, Mahfud MD: Kami tidak Perlu Kerja Sama dengan AS

RIAUMANDIRI.ID, JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan, Mahfud MD mengatakan bahwa pihaknya pernah menolak tawaran Amerika Serikat untuk menggarap perairan Natuna dalam bentuk kerja sama.

Tawaran itu disampaikan Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Joseph R Donovan Jr pada 24 Januari lalu, saat publik di Tanah Air masih ramai membicarakan pelanggaran atas Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia di Natuna oleh kapal-kapal China.

"Dia bertanya soal Laut China Selatan, apa yang bisa dikerjasamakan. Saya bilang tidak perlu kerja sama dengan AS," tutur Mahfud dalam diskusi bertajuk "Harapan Baru Dunia Islam: Meneguhkan Hubungan Indonesia-Malaysia" di Gedung PBNU, Jakarta, Sabtu (26/1/2020).

Mahfud menjelaskan, jika menerima tawaran kerja sama AS di perairan Natuna maka itu sama saja Indonesia terjebak dalam perang proxy antara AS dan China.

Apalagi, menurut dia, posisi Indonesia terkait perairan Natuna sudah jelas dan tidak dapat diganggu gugat, berbeda dengan Malaysia, Filipina, Brunei Darussalam, dan Vietnam yang berperkara secara multilateral melawan China.

"Indonesia tidak pernah berperkara karena kita tidak pernah menganggap China punya hak atas daerah perairan kita yang saat ini jadi masalah. Kalau datang usir saja. Kita tidak perang," ucap Mahfud.

Donovan diketahui memang bertandang ke kantor Menkopolhukam pada pekan ini. Usai pertemuan ia mengaku membahas sejumlah hal dengan Mahfud termasuk soal terorisme dan sekaligus berpamitan, karena masa tugasnya akan segera berakhir.




Loading...

[Ikuti Riaumandiri.co Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar