Nasional

(Hoaks) Nadiem Makarim Bayar Rp6 Triliun Demi Jadi Mendikbud

RIAUMANDIRI.ID, JAKARTA – Belakangan ini viral kabar yang mengklaim Nadiem Makarim membayar Rp6 triliun untuk menjabat sebagai Mendikbud. Kabar itu beredar lewat cuitan di akun Twitter @DjokoEdhi1, Senin (27/1/2020).

“Barusan dapat info, Nadiem bayar Rp6 T untuk jadi Mendikbud. Waaw, lagi hangat info ini. Dan forum Pasfes memprediksi Go-Jek segera membua Go-News dengan captive market peserta didik. Maka seluruh iklan masuk ke Go-News di-backup oleh perusahaan startup jaringan Go-Jek,” demikian cuitannya yang menggegerkan warganet.

Lantas, benarkah Nadiem Makarim mendapatkan jabatan tersebut karena praktik jual beli jabatan? Berdasarkan penelusuran yang dirilis Suara.com, Ahad (2/2/2020), kabar tersebut dipastikan tidak benar alias hoaks.

Menurut data Laporan Hasil Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) di situs KPK, total kekayaan yang dimiliki Nadiem Makarim senilai Rp1.225.006.640.485. Kekayaan itu diperoleh dari berbagai aset dengan perincian sebagai berikut:

Tanah dan bangunan: Rp38.675.933.850.
Kendaraan dan mesin: Rp2.076.076.550
Surat berharga: Rp1.250.453.164.985
Kas: Rp119.159.451.323

Jika ditotal, jumlah kekayaan Nadiem Makarim sebesar 1.410.364.626.708. Jumlah itu masih harus dikurangi utang Ro185.357.986.223.

Nadiem Makarim juga masih memiliki saham di Go-Jek yang totalnya mencapai 58.416 lembar atau setara 4,81 persen modal, yakni Rp1,96 triliun.

Setelah menjabat sebagai Mendikbud, Nadiem Makarim menerima tunjangan Rp13.608.000 dan gaji pokok Rp18.648.000. Dia juga masih mendapat sejumlah tunjangan lain yang berkisar antara Rp100-500 juta.

Dengan demikian, konten yang mengklaim Nadiem Makarim membayar Rp6 triliun untuk menjadi Mendikbud adalah hoaks. Sebab, faktanya total kekayaannya tidak mencapai Rp6 triliun.


Tags hoax

[Ikuti Riaumandiri.id Melalui Sosial Media]





Tulis Komentar