Dunia

Lagi, Seorang Pria Lepaskan Puluhan Tembakan di Bangkok Thailand

Polisi Thailand saat meninggal lokasi penembakan di Bangkok (AP Photo/Sakchai Lalit)

RIAUMANDIRI.ID, BANGKOK - Insiden penembakan kembali terjadi di wilayah Thailand, beberapa hari setelah penembakan brutal yang merenggut 29 nyawa. Kali ini, seorang pria melepas puluhan tembakan di wilayah Bangkok bagian tengah.

Seperti dilansir Associated Press dan Channel News Asia, Jumat (14/2/2020), pria itu dilaporkan melepaskan sebanyak 20-40 tembakan ke udara dengan sebuah pistol tangan yang dibawanya. Insiden ini terjadi di luar sejumlah gedung komersial di gang Chula Soi 10 di distrik Pathumwan, dekat Universitas Chulalongkorn, Bangkok.

Kepolisian Thailand membersihkan area sekitar lokasi kejadian dan media lokal Thailand melaporkan bahwa salah satu anggota keluarga pelaku penembakan dihadirkan ke lokasi untuk membujuknya agar menyerah.

Setelah dilakukan perundingan dan pengepungan selama enam jam, pelaku akhirnya menyerahkan diri dan setuju untuk dibawa ke kantor polisi setempat. Pelaku resmi ditangkap pada Jumat (14/2) pagi, sekitar pukul 10.00 waktu setempat.

Pelaku dilaporkan melepas tembakan ke beberapa arah yang berbeda. Penyelidikan terhadap insiden ini masih berlangsung.

Dalam pernyataan kepada wartawan setempat, Kepala Kepolisian Metropolitan Bangkok, Letnan Jenderal Polisi Pakkapong Pongpetra, menyebut insiden ini berkaitan dengan konflik pribadi yang dimiliki pelaku.

Ditegaskan Pakkapong bahwa tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam insiden ini. Belakangan, pelaku diidentifikasi sebagai Ekkachai Jareuksilpa yang berusia 44 tahun.

Meskipun tidak ada korban jiwa, insiden ini memicu kekhawatiran soal serangan copycat karena terjadi kurang dari seminggu setelah penembakan massal di Provinsi Nakhon Ratchasima, yang juga disebut sebagai Korat.

Pada 8 Februari lalu, seorang tentara yang marah atas sengketa tanah menembak mati komandannya dan ibu mertua dari komandannya, kemudian mencuri lebih banyak senjata api dan membawanya ke pusat perbelanjaan Terminal 21 Korat di kawasan tersebut.

Tentara itu sempat menyandera sejumlah orang dan bersembunyi di pusat perbelanjaan itu selama beberapa jam, sebelum akhirnya ditembak mati oleh pasukan keamanan Thailand. Sedikitnya 29 orang tewas dan 58 orang lainnya luka-luka dalam penembakan massal yang terbesar di Thailand ini.




Loading...

[Ikuti Riaumandiri.co Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar