Pekanbaru

Masuki Musim Kemarau, Masyarakat Diimbau Setop Bakar Hutan dan Lahan

Dandim 0321 dan Satgas Karhutla meninjau karhuta di Rantau Bais Rohil beberapa waktu lalu (dok. RMID)

RIAUMANDIRI.ID, PEKANBARU – Menghadapi musim kemarau yang diperkirakan akan terjadi, Plt Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Riau, Ahmad Syah Harrofie mengimbau masyarakat agar mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Sebelumnya, Gubernur Riau Syamsuar juga menyampaikan dan mengharapkan masyarakat secara bersama-sama menjaga bumi lancang kuning ini dari kebakaran hutan dan lahan.

"Semaksimal mungkin kita akan mengatasi Karhutla dan juga dibutuhkan kesadaran masyarakat untuk tidak membakar," kata Gubernur Riau dalam suatu kesempatan acara beberapa waktu lalu.

Sementara, Ahmad Syah Harrofie mengharapkan masyarakat untuk meninggalkan perilaku yang dapat menimbulkan bencana, seperti membuang puntung rokok sembarangan yang bisa mengakibatkan terjadinya kebakaran. Termasuk, melakukan pembukaan dan pembersihan lahan dengan cara membakar.

Bakal calon Bupati Bengkalis ini mengingatkan bahwa pelaku pembakaran lahan dapat dijerat dengan Undang-Undang 35 tahun 2009 tentang lingkungan hidup.

"Maka marilah kita setop pembakaran hutan dan lahan. Marilah bersama-sama kita cegah Kebakaran Hutan dan Lahan dan menjadikan Riau sehat tanpa asap. Karhutla menyebabkan bencana di masa sekarang dan kematian di masa depan. Lebih baik melindungi hutan, menjaga masa depan bersama," ungkap Ahmad Syah Harrofie, Kamis (20/2/2020).


Reporter: Nurmadi



[Ikuti Riaumandiri.id Melalui Sosial Media]





Tulis Komentar