Nasional

Anies Sebut Pasien Corona di Jakarta Melonjak Tajam

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan

RIAUMANDIRI.ID, JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengungkapkan lonjakan tajam data warga yang terpapar virus corona Covid-19. Anies mengungkapkan, pada saat ini data orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 863 orang.

"Meningkat dari tanggal 29 Februari yaitu 115 orang," kata Anies di program Indonesia Lawyers Club tvOne, seperti dikutip Vivanesw, Selasa (17/3/2020).

Angka orang yang berstatus pasien dalam pemantauan atau PDP juga melonjak tajam. Semula pada 29 Februari ada 32 orang, maka pada saat ini berjumlah 374 yang sedang dirawat.

"Angkanya meningkat sangat signifikan. Karena itu, untuk warga Jakarta, Covid-19 ini bukan lagi berita jauh, tetapi sekarang Covid ini ada di antara kita," tambah Anies.

Dalam menanggulangi hal ini, pemerintah DKI saat ini sudah masuk dalam fase pembatasan gerakan atau movement. Sehingga transportasi publik dibatasi, sekolah diliburkan, tempat kerumunan dan tempat wisata juga sudah ditutup.

"Tidak ada pilihan kecuali secara serius melakukan pembatasan pergerakan, mengurangi jarak dekat fisik, social distancing," kata Anies.

Sebelumnya diberitakan, kasus pasien positif virus corona atau Covid-19 di Indonesia bertambah menjadi 172 kasus. Dari ratusan kasus ini, pasien positif virus corona terbanyak diketahui ada di wilayah DKI Jakarta.


Tags Corona

[Ikuti Riaumandiri.id Melalui Sosial Media]





Tulis Komentar