Riau

Sistem Pelunasan Ibadah Haji Dibuka, 130 Jamaah Khusus Muhibbah Travel Sudah Setor

Pemilik Travel Haji dan Umrah Muhibbah Travel, Ibnu Mas’ud (Net)

RIAUMANDIRI.ID, PEKANBARU – Pemerintah Indonesia telah membuka sistem pelunasan bagi calon Jamaah Haji (CJH) yang akan menunaikam ibadah haji pada tahun 2020 ini. Termasuk pelunasan bagi CJH khusus yang sudah mendaftar di travel-travel haji dan umrah.

Pemilik Travel Haji dan Umrah Muhibbah Travel, Ibnu Mas’ud mengatakan pihaknya telah menerima setoran pelunasan jamaah haji khusus dari 130 jamaah Muhibbah Travel, dari total 173 jamaah haji yang akan diberangkatkan tahun 2020 ini.

“Alhamdulillah, pelunasan jamaah haji khusus kita sudah berjalan dalam dua hari ini. Muhibbah memberangkatkan sebanyak 173 jamaah tahun ini, dan yang sudah menyetor pelunasan sebanyak 130 jamaah ke badan pengelolaan keuangan haji, melalui tiga bank, yakni Bank Muamalat, Bank BSM dan Bank Permata,” ujar Ibnu Mas’ud, Rabu (17/3/2020).

Dijelaskan Ibnu, setiap tahunnya Muhibbah Travel terus mengalami peningkatan untuk memberangkatkan jamaah haji menuju Tanah Suci. Peserta yang berangkat tahun ini merupakan jamaah haji yang telah mendaftar pada tahun 2014 sampai dengan 2016. Dengan waktu tunggu 3 sampai dengan 5 tahun, Muhibbah Travel telah memberangkatkan ribuan jamaah haji.

“Ke Tanah Suci ini merupakan undangan dari Allah SWT yang penting kita selalu berdoa di berangkatkan menuju Tanah Suci. Kita sudah memberangkatkan ribuan jamaah haji sejak tahun 2001. Tentunya di tahun ini kita juga tetap berdoa wabah corona ini cepat berakhir dan pemerintah Arab Saudi membuka kembali pintu masuk ke Baitullah agar jamaah kita bisa menunaikam ibadah haji tahun ini,” ungkap Ibnu Masud.

Lebih jauh dikatakan Ibnu Masud, Muhibbah Travel juga telah memberangkatkan jamaah Umrah di saat pihak Arab Saudi belum menutup ibadah umrah. Setelah dua minggu kepulangan jamaah umrah Muhibbah, barulah pihak Arab Saudi menutup penerbangan ke Arab Saudi, dan ibadah umrah ditutup sementara untuk mencegah virus Corona.

“Saat wabah corona melanda jamaah umrah kita berada di Arab Saudi, dan alhamdulillah semua jamaah kita pulang dengan selamat dan tidak ada yang terjangkit corona. Setelah dua minggu kita pulang barulah pihak Arab Saudi menutup umrah sementara,” kata Ibnu Masud.

“Insya Allah penutupan umrah oleh pemerintah Arab Saudi akan berakhir sebelum Ramadhan. Pihak Arab Saudi telah melakukan pencegahan di antaranya dengan pembersihan dan penyemprotan baik di Madinah dan di Masjidil Haram. Dan saat haji nanti dari informasinya persiapan pencegahan Saudi di antaranya di pos-pos pemeriksaan pintu masuk menyiapkan rumah sakit, khusus isolasi dan karantina bagi jamaah yang suspect corona,” jelas Ibnu Masud.


Reporter: Nurmadi



[Ikuti Riaumandiri.id Melalui Sosial Media]





Tulis Komentar