Nasional

1.528 WNI yang Bekerja di Malaysia Dipulangkan Lewat Pelabuhan Tanjungbalai Karimun

WNI yang pulang dari Malaysia saat turun di pelabuhan internasional Tanjungbalai Karimun. (Foto: Ilham/haluankepri.com)

RIAUMANDIRI.ID, KARIMUN - Kebijakan negara Malaysia yang mengunci negaranya mengakibatkan terjadinya pemulangan ribuan TKI asal Indonesia. Pemulangan TKI tersebut lewat pelabuhan Kukup dan Putri Harbour, Johor, Malaysia ke Pelabuhan Tanjungbalai Karimun.

Pemulangan itu mulai dilakukan sejak Selasa, 17 Maret 2020 hingga Sabtu 21 Maret 2020 ini. Jumlah WNI yang pulang lewat Karimun sudah mencapai ribuan orang.

Kepala Bidang Lalulintas Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Tanjungbalai Karimun, Marganda ketika dikonfirmasi, Sabtu (21/3/2020) malam mengatakan, pihaknya mengirimkan data selama dua hari terakhir, dengan total WNI yang pulang ke Indonesia via Karimun sebanyak 1.528 orang.

Marganda menjelaskan, pada Jumat, 20 Maret 2020, jumlah WNI yang turun di pelabuhan internasional Tanjungbalai Karimun sebanyak 355 orang. Dengan rincian, WNI yang datang dari Kukup, Malaysia sebanyak 168 orang, sementara dari Johor sebanyak 183 orang.

“Kapal Ocean Dragon 2 asal Kukup, Malaysia mengangkut 168 penumpang. Kapal Wavemaster 8 mengangkut 4 penumpang dan kapal Putri Anggreini 05 dari pelabuhan Putri Harbour mengangkut 183 penumpang,” ujar Marganda seperti dilansir haluankepri.com (jaringan Haluan Media Group), Sabtu malam.

Sedangkan, WNI yang turun di pelabuhan internasional Tanjungbalai Karimun pada Sabtu, 21 Maret 2020 sebanyak 1.173 orang. Dengan rincian, yang berangkat dari Kukup sebanyak 671 orang, dari Johor sebanyak 500 orang dan dari Singapura sebanyak 2 orang.

“Kapal Ocean Dragon 2 dari pelabuhan Kukup Malaysia yang mengangkut 168 orang. Kapal Ocean Dragon 3 dari Kukup Malaysia 167 orang. Kapal Wavemaster 3 dari Singapura membawa 2 penumpang. Kapal Putri Anggreini 05 dari pelabuhan Putri Harbour, Malaysia mengangkut panumpang 184 orang,” jelasnya.

Kemudian, kapal Ocean Dragon 2 dari pelabuhan Kukup Malaysia mengangkut penumpang 168 orang. Kapal Ocean Dragon 3 dari pelabuhan Kukup, Malaysia mengangkut penumpang 168 orang. Kapal Anggreini 02 dari pelabuhan Putri Harbour, Malaysia mengangkut penumpang 175 orang. Terakhir kapal Anggreini 05 dari pelabuhan Putri Harbour, Malaysia mengakut penumpang 141 orang.

Marganda mengatakan, pemulangan WNI dari Malaysia via Karimun akan masih akan terus berlangsung hingga 31 Maret mendatang, atau selama kebijakan penguncian daerah yang dilakukan pemerintah Malaysia. Menurut dia, pemulangan WNI itu tidak sampai terjadinya penumpukan di pelabuhan.

“Kalau dibilang ada penumpukan di pelabuhan tidak ada. Begitu turun ke pelabuhan mereka langsung naik ke kapal, ada yang tujuan Selatpanjang, Tanjungbatu dan kapal tujuan daerah lainnya di Indonesia,” tuturnya.

Dijelaskan, pihaknya akan terus memantau serta melakukan antisipatif hingga beberapa hari ke depan terkait aktivitas di pelabuhan. Sejauh ini, menurutnya aktivitas di pelabuhan Karimun masih tergolong normal. 


Tags Corona

[Ikuti Riaumandiri.id Melalui Sosial Media]





Tulis Komentar