Nasional

Masyarakat Karimun Khawatir Ribuan WNI yang Dipulangkan dari Malaysia Terpapar Corona

TKI yang dipulangkan ke Indonesia dari pelabuhan Kukup, Malaysia lewat pelabuhan Karimun. (Foto: Istimewa)

RIAUMANDIRI.ID, KARIMUN - Pemulangan ribuan Warga Negara Indonesia (WNI) dari Malaysia melalui Karimun akibat penguncian negara tersebut menimbulkan kepanikan bagi masyarakat Karimun. Warga khawatir para TKI yang pulang dengan jumlah ribuan tersebut sulit dideteksi apakah suspect corona atau bukan.

“Terus terang, kami merasa khawatir TKI yang dipulangkan lewat Karimun itu bisa saja suspect corona. Sebab, dengan pemulangan sebanyak itu, akan sulit mendeteksi apakah mereka sudah suspect corona atau bukan,” ujar Panji, warga Karimun ketika menghubungi haluankepri.com (jaringan Haluan Media Group), Sabtu (21/3/2020) malam.

Panji meminta Pemerintah Kabupaten Karimun bergerak cepat memantau TKI yang dipulangkan lewat Karimun tersebut. Sebab, menurut informasi yang diperolehnya ada sebagian TKI itu yang merupakan warga tinggal di Pulau Karimun dan juga Tanjungbatu. Paling tidak, ada keluarga mereka yang tinggal di Karimun.

“Informasinya, begitu sampai di Karimun mereka ada yang mendatangi rumah keluarga mereka di Balai (Karimun). Kita tidak tahu apakah kondisinya sehat atau sudah suspect corona. Ini yang mesti dikejar oleh pihak terkait di Karimun. Petugas harus mencari keberadaan WNI itu di Karimun,” jelasnya.

BACA JUGA: 1.528 WNI yang Bekerja di Malaysia Dipulangkan Lewat Pelabuhan Tanjungbalai Karimun

Panji berharap, pemerintah tidak terlambat untuk segera menangani persoalan ini. Sebab, jika terlambat sedikit saja maka dampaknya warga Karimun bisa menjalani masalah besar.

“Saat ini saja, kami sudah dalam ketakutan. Ditambah lagi dengan adanya TKI yang pulang lewat Karimun. Kami hanya meminta pemerintah bisa segera mengambil tindakan cepat dan tepat,” pungkasnya.

Diberitakan, kebijakan negara Malaysia yang mengunci negaranya berakibat terjadinya pemulangan ratusan TKI asal Indonesia. Pemulangan TKI tersebut lewat pelabuhan Kukup dan Putri Harbour, Johor, Malaysia ke pelabuhan Tanjungbalai Karimun. Pemulangan itu mulai dilakukan sejak Selasa, 17 Maret 2020 hingga Sabtu 21 Maret 2020 ini. Jumlah WNI yang pulang lewat Karimun mencapai ribuan orang.

Kepala Bidang Lalulintas Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Tanjungbalai Karimun, Marganda ketika dikonfirmasi, Sabtu (21/3/2020) malam mengatakan, pihaknya mengirimkan data selama dua hari terakhir, dengan total WNI yang pulang ke Indonesia via Karimun sebanyak 1.528 orang. 


Tags Corona

[Ikuti Riaumandiri.id Melalui Sosial Media]





Tulis Komentar