Riau

Istri Kecewa dan Menangis Tak Bisa Ketemu Suami yang Dikarantina Setelah dari Malaysia 

Sebelum dikarantina selama 14 hari, sebanyak 81 warga Bengkalis yang baru pulang dari Malaysia menjalani pemeriksaan kesehatan di Pelabuhan Bandar Sri Laksamana, Senin (23/3/2020).

RIAUMANDIRI.ID, BENGKALIS - Seorang ibu rumah tangga asal Desa Muntai, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis, Riau, menangis tersedu-sedu setelah mengetahui bahwa suaminya yang baru pulang dari Malaysia harus dikarantina selama 14 hari. 

Ia berada di pelabuhan BSL berniat menjemput suami tercintanya yang ikut rombongan 81 warga Bengkalis yang pulang dari Malaysia, Senin (23/3/2020). Sayang ia tidak bisa langsung bertemu dengan orang yang dicintainya. 

"Saya ke sini mau menjemput suami, kami tidak ada uang mana tau suami saya mau mengasi uang kepada kami untuk buat belanja di rumah," ujar ibu itu sambil tersedu-sedu.

Suaminya sudah lama bekerja di Malaysia dan pergi setiap satu bulan sekali. 

"Suami saya berangkat setiap satu bulan sekali. Dia memang bekerja di Malaysia selama ini, tepatnya di Batu Pahat," ujarnya.

Melihat kondisi ini, Camat Bantan dan Danramil 01/Bengkalis coba menenangkan ibu tersebut sambil menjelaskan bahwa suaminya bukan ditahan melainkan hanya dikarantina selama 14 hari.

"Suami ibuk bukan ditahan, melainkan hanya dikarantina dan dilakukan pemeriksaan karena dia baru pulang dari Malaysia guna mengantisipasi virus corona," ungkap Camat Bantan, Supandi. 

Saat ini sebanyak 81 warga Bengkalis yang baru pulang dari negeri jiran Malaysia dikarantina di asrama Diklat Jalan Kelapapati Darat, Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis.

Sebanyak 3 unit bus telah disiapkan untuk membawa mereka dari pelabuhan Bandar Sri Laksamana (BSL) menuju asrama Diklat di Desa Kelapapati. Mereka dari Muar Malaysia dipulangkan melalui pelabuhan Kukup Tanjung Balai Karimun Kepri. Selanjutnya dari Karimun pulang melalui pelabuhan BSL.

"Sesuai hasil rapat, warga kita yang baru pulang dari Malaysia akan kita karantina. Mereka akan melalui protap penanganan Covid-19," ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis, dr Ersan Saputra di sela-sela menunggu kedatangan penumpang di pelabuhan BSL, Senin (23/3/2020).

Menurut Ersan, para penumpang akan melalui rangkaian proses administrasi, pengecekan kesehatan dan pengukuran suhu. 

Sesuai protap, lanjut Ersan, warga yang baru pulang dari Malaysia akan menjalani proses karantina selama 14 hari. Selama itu, mereka tidak bisa dikunjungi siapapun, kecuali ada izin tertulis dari pihak dokter.


Reporter: Usman Malik


Tags Bengkalis

[Ikuti Riaumandiri.id Melalui Sosial Media]





Tulis Komentar