Riau

ODP Corona di Riau Meningkat Tajam, Capai 1.823 Orang

Warga Pekanbaru menggunakan masker untuk keluar rumah (dok. HR/Andika)

RIAUMANDIRI.ID, PEKANBARU - Jumlah orang dalam pengawasan (ODP) terkait virus corona di Provinsi Riau meningkat tajam per tanggal 24 Maret 2020. Tercatat sudah 1.823 ODP di provinsi itu.

Hal ini disebabkan banyaknya warga Riau yang baru pulang dari Malaysia. "Sekarang ini di Riau dengan kembalinya saudara-saudara kita dari Malaysia, bertambah OPD menjadi 1.823 orang. Kita kan tak bisa melarang mereka kembali ke Riau. Namun mereka masuk dalam ODP, sehingga petugas kesehatan kita harus mengisolasi mereka di rumah agar tidak banyak melakukan interaksi dengan khalayak ramai,” ujar Gubernur Riau, Selasa (24/3/2020) seusai video conference dengan Presiden Joko Widodo.

Gubri mengimbau kepada masyarakat, sesuai arahan Presiden masyarakat harus disiplin menjalankan protokol kesehatan, sehingga pemerintah bisa menurun angka kasus virus Corona.

“Sebab jika di antara mereka ada yang terpapar, maka virus biasa berkembang lebih banyak. Kami mengimbau masyarakat disiplin dan jalani protokol kesehatan,” ungkap Gubri.

Sementara itu, dari data ODP dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Riau terus bertambah. Dilansir dari situs resmi Pemprov Riau, corona.riau.go.id. Jumlah ODP meningkat drastis menjadi 1.823 orang.

Sementara PDP jadi 55 orang, dan 1 orang positif covid-19. Dari 1.823 ODP, 4 di antaranya telah selesai proses pemantauan. Sedangkan 1.819 masih dalam proses pemantauan tim penanganan covid-19.

Peningkatan OPD ini setelah adanya penambahan dari sejumlah Kabupaten dan Kota di Riau yang mulai melakukan pemantauan secara ketat. Seperti Kabupaten Rokan Hulu yang mengungkap 110 ODP, Kampar 300 ODP, Bengkalis dan daerah lainnya.


Reporter: Nurmadi



[Ikuti Riaumandiri.id Melalui Sosial Media]





Tulis Komentar