Nasional

Khawatir Bawa Virus Corona, Perantau Solok Diminta untuk Tidak Pulang Kampung

Call Center Posko Terpadu Penanggulangan Penyebaran Covid-19 di Solok (dok. Istimewa)

RIAUMANDIRI.ID, SOLOK - Menyikapi hasil rapat koordinasi Pemerintah Provinsi Sumatera Barat pada Senin (23/3) kemarin, Unit Pelaksana Teknis (UPT) Biro Kerjasama Pembangunan dan Perantau Sumbar, Luhur Budianda serta Tim Penanggulangan Penyebaran virus corona mengimbau perantau Minang untuk tidak pulang ke kampung halaman.

Menindaklanjuti hal tersebut, Bupati Solok, Selasa (24/3), mengimbau seluruh masyarakat perantau Solok untuk tidak pulang ke kampung. Terutama perantau yang berada di daerah pandemi Corona.

"Bagi perantau sudah merencanakan pulang kampung, atau bahkan ada yang sudah beli tiket, sebaiknya ditunda dulu, sampai ada hasil evaluasi lebih lanjut oleh Pemerintah Provinsi Sumbar,"pesannya.

Permintaan pulang kampung ini, ujarnya, bukan bermaksud menghalangi perantau bertemu keluarganya. Tetapi mencegah penyebaran Covid-19 agar tidak meluas ke kampung halaman dan menginfeksi anggota keluarga yang lainnya.

Jika perantau tetap memaksakan diri pulang ke kampung halaman, terutama perantau yang berada di wilayah pandemi Covid-19, Pemerintah Kabupaten Solok akan melakukan tindakan medis ataupun karantina untuk memastikan perantau tidak terpapar Covid-19 maupun ODP.

"Tim akan melakukan tindakan medis maupun karantina jika perantau tetap pulang kampung. Jadi, sebaiknya bersabar dulu sampai keadaan dinyatakan aman dan terbebas dari Covid-19," kata Gusmal.


Tags Corona

[Ikuti Riaumandiri.id Melalui Sosial Media]





Tulis Komentar