Nasional

Pasien Positif Corona Meninggal, 30 Tenaga Medis Rumah Sakit Yarsi Bukittinggi Diisolasi

Ilustrasi

RIAUMANDIRI.ID, BUKITTINGGI - Sebanyak 30 orang tenaga medis Rumah Sakit (RS) Yarsi Bukittinggi menjalani isolasi mandiri di RS Yarsi Bukittinggi untuk 14 hari ke depan. Tenaga medis tersebut pernah kontak dengan seorang pasien positif Covid-19, ketika masuk ke ruang IGD Yarsi dalam keadaan kejang-kejang, Senin (6/4/2020).

Pada hari yang sama pasien tersebut dirujuk ke RS M. Jamil Padang, namun pasien tersebut meninggal dunia di RSUP DR. M. Djamil, Rabu (8/4/2020) sekitar pukul 04.30 WIB. Karena sebelum meninggal, pasien tersebut masuk IGD, maka tenaga medis yang di IGD yang pernah kontak dilakukan isolasi mandiri di rumah sakit.

"Hingga siang ini pelayanan di IGD RS Yarsi kita tutup sementara karena kita akan melakukan penyemprotan," kata Direktur RS Yarsi Bukittinggi dr. Zulfa kepada harianhaluan.com (jaringan Haluan Media Group) melalui selular, Kamis (9/4/2020).

Dia menjelaskan, dengan kejadian ini, pelayanan di RS Yarsi Bukittinggi tetap jalan, tapi tenaga medis yang berkurang. "Berkurangnya tenaga medis, tidak berpengaruh terhadap pelayanan kita," ungkapnya. 


Tags Corona

[Ikuti Riaumandiri.id Melalui Sosial Media]





Tulis Komentar