Peristiwa

Warga Belah Perut Buaya, Kondisi Bocah 6 Tahun Mengerikan!

Warga membelah perut dan mengeluarkan jasad bocah 6 tahun yang meninggal ditelan buaya, Kamis (9/4). (Terasmaluku/Dhede)

RIAUMANDIRI.ID, MALUKU - Setelah sehari dilaporkan hilang, ternyata seorang bocah 6 tahun di Desa Waemangit, Kecamatan Airbuaya, Kabupaten Buru, Maluku, ditemukan sudah tak bernyawa di dalam perut seekor buaya berukuran 4,10 meter.

Korban dilaporkan hilang saat bersama rekan sebayanya mandi di tepi pantai Desa Waemangit, Kecamatan Airbuaya, pada Rabu pagi sekitar pukul 11.00 WIT, seperti dilansir Teras Maluku--jaringan Suara.com.

Jasad bocah malang ini ditemukan di dalam perut buaya setelah hewat ganas berukuran 4,10 meter itu berhasil dilumpuhkan dengan cara ditembak pada pukul 18.00 WIT, Kamis (9/4/2020) sore.

Upaya pencarian telah dilakukan sejak korban dilaporkan teman-temannya bahwa KH diterkam buaya. Tapi pencarian hari pertama yang melibatkan anggota Polairud Polda Maluku, Anggota Polsek Airbuaya, tim SAR dan masyarakat tidak membuahkan hasil.

Pencaraian kemudian dilanjutkan di hari kedua dari pagi hingga menjelang sore dengan menyisir ulang tepi pantai. Namun tetap saja nihil.

Dua warga Waemangit Zakaria dan Maslahat yang ikut mencari mengarahkan speed boat-nya ke dalam sungai. Keduanya menebas rumput rumput liar dan tidak menyangka menemukannya buaya yang panjangnya lebih dari dua kali tinggi orang dewasa.

Keduanya lalu mengabari temuan ini kepada tim lain yang terus mencari di bibir pantai. Kemudian buaya iteu dilumpuhkan dengan cara ditembak.

Kasubbag Humas Polres Pulau Buru, Ipda Zulkifli yang dikonfirmasi membenarkan buaya itu terpaksa dilumpuhkan dengan cara ditembak.

"Anggota Dit Polairud Polda Maluku, Aiptu Matriks Wloinlina dan Bhabinkamtibmas Desa waimangit Bripka Muhlis Fanolong terpaksa melumpuhkan buaya tersebut dengan tembakan hingga tewas,” kata Zulkifli.

Menurut Zulkifli, buaya pemangsa bocah tujuh tahun itu panjangnya mencapai 4,10 meter dan lebar badan mencapai 0,50 meter.

Setelah berhasil dilumpuhkan, kata Zulkifli, buaya itu diseret beramai-ramai oleh masyarakat ke tepi pantai. Kemudian semua warga sepakat untuk membelah perutnya dan ditemukan jenazah korban dengan kondisi kepala sudah terlepas dari badan.

"Upaya membelah perut buaya itu selesai pukul 20.00 wit . Jenazah korban kemudian dibawa pulang ke rumah duka," kata dia.


Tags Viral

[Ikuti Riaumandiri.id Melalui Sosial Media]





Tulis Komentar