Hikmah

Kementerian Agama Tetapkan 1 Ramadhan 1441 Hijriah Jumat 24 April

Ilustrasi pemantauan hilal (Foto: Antara)

RIAUMANDIRI.ID, JAKARTA – Kementerian Agama memutuskan 1 Ramadhan 2020 atau 1441 hijriah jatuh pada, Jumat (24/4/2020) besok.

Kemenag dalam menetapkan awal puasa memadukan dua metode yaitu melalui perhitungan astronomi (hisab) untuk menentukan posisi pasti hilal. Kemudian akan didapatkan prakiraan letak bulan baru dan dikonfirmasi oleh tim pengamatan dengan melihat hilal secara langsung (rukyat).

Niat Puasa Wajib

1. Puasa Ramadan

Niat puasa Ramadhan: "Nawaitu shauma ghodin 'an adaa'i fardhi syahri romadhoona hadihis-sanati lillahi ta'aalaa."

Artinya: Saya niat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban di bulan Ramadan tahun ini, karena Allah Ta'ala.

2. Puasa Qadha

Ini adalah puasa untuk menggantikan jumlah puasa Ramadan yang tidak bisa dijalankan karena sakit parah, bepergian jauh atau safar, atau karena berhalangan menstruasi dan nifas di bulan Ramadan. Niatnya:

"Nawaitu shauma ghadin ‘an qadha’I fardhi syahri Ramadhana lillahita’ala"

Artinya: Aku berniat untuk mengqadha puasa Bulan Ramadhan esok hari karena Allah Ta’ala.

3. Puasa kafarat

Puasa kafarat atau disebut juga kifarat wajib dilakukan seseorang jika telah melanggar beberapa dosa besar. Misalnya, berhubungan badan suami istri pada siang hari di bulan Ramadhan. Niatnya:

"Nawaitu shauma ghodin likafaarati, fardhallillahi ta'aala"

Artinya: Saya niat puasa esok untuk melaksanakan kifarat (sebut kifaratnya) fardu karena Allah Ta'ala.

4. Puasa Nazar

Puasa wajib dimana saat seseorang bernadzar terhadap sesuatu dan sesuatu itu terkabul. Aturan dan jumlah waktu puasa disesuaikan dengan janji awal saat bernadzar. Niatnya:

"Nawaitu Shauma Nadzri Lillahi Ta’aala"

Artinya: Saya niat puasa nazar karena Allah Ta’aala.



[Ikuti Riaumandiri.id Melalui Sosial Media]





Tulis Komentar