Ekonomi

Puluhan Hotel di Riau Tutup, Pengusaha Minta Insentif

Ketua PHRI Riau, Nofrizal

RIAUMANDIRI.ID, PEKANBARU - Ketua Perhimpunan Hotel dan Restauran Indonesia (PHRI) Riau, Nofrizal mengungkapkan, data terakhir yang masuk ke pihaknya terkait hotel di Riau yang tutup akibat imbas pandemi corona sebanyak 24 hotel. Namun, ia menegaskan angka tersebut didapat karena pemilik hotel tersebut melapor. Tapi kenyataannya, ada lebih banyak hotel yang sudah tutup. 

"Iya, data terakhir kemarin 24 hotel. Tapi kan yang lapor. Setelah kondisi sekarang, itu sudah hampir semua hotel yang tutup," terangnya kepada Riaumandiri.id, Sabtu (25/4/2020). 

Nofrizal menjelaskan, di tengah kondisi seperti sekarang, hotel-hotel tersebut hanya buka sekadarnya saja dan tidak melakukan aktivitas apa pun. 

"Sekarang di daerah seperti Dumai, Selat Panjang, Bengkalis, itu rata-rata sudah tutup. Mereka buka, tapi formalitas saja. Enggak melakukan aktivitas apa-apa. Mereka juga sudah merumahkan sebagian karyawannya," ungkapnya. 

Nofrizal juga mengaku, pihaknya telah melakukan upaya dengan meminta insentif, keringanan pajak hotel, pajak pendapatan, penundaan pembayaran PLN, dan berbagai keringanan lain. Namun hingga kini, belum ada tanggapan dari pihak-pihak termohon. 

"Belum, sampai sekarang belum ada tanggapan. Kita baru mengajukan saja. Di beberapa daerah memang sudah. Tapi di Riau sendiri memang belum," tutupnya. 

 

Reporter: M. Ihsan Yurin
 


Tags Ekonomi

[Ikuti Riaumandiri.id Melalui Sosial Media]





Tulis Komentar