Nasional

Ajaib! 11 Kelurahan di Jakarta Masih Nihil Kasus Corona

Salah satu RT di DKI Jakarta menutup akses jalan ke kampung mereka untuk mencegah penyebaran virus Corona (Foto: Tirto)

RIAUMANDIRI.ID, JAKARTA – DKI Jakarta merupakan wilayah episentrum dengan jumlah kasus virus Corona (Covid-19) tertinggi di Indonesia. Namun demikian, hingga Minggu (26/4), masih terdapat 11 kelurahan dari 267 kelurahan di Jakarta yang nihil kasus positif corona.

Hal itu diketahui berdasarkan data Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di laman resmi pemantauan corona yang dilihat pada Senin (27/4).

11 kelurahan itu di antaranya yakni Koja, Kuningan Barat, Roa Malaka, Duri Selatan, Duri Utara, Tambora, Mangga Besar, Pulau Harapan, Pulau Panggang, Pulau Pari, dan Pulau Untung Jawa.

Kendati nihil kasus positif corona, warga di kelurahan-kelurahan tersebut juga patut waspada. Pasalnya, ada orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP) di 11 kelurahan tersebut.

Misalnya saja di Pulau Panggang, Kepulauan Seribu. Dari catatan Pemprov DKI, saat ini, masih ada 26 ODP dan 7 PDP.

Selain itu, hingga kemarin ada 482 kasus kasus positif di DKI Jakarta yang masih belum diketahui pasti berasal dari kecamatan atau kelurahan mana.

Kelurahan Petamburan menjadi lokasi paling masif penyebaran virus corona di Jakarta. Tercatat, hingga Minggu (26/4) kemarin, ada 88 kasus positif di Petamburan.

Kemudian Kelurahan Sunter Agung 59 kasus, Kelurahan Pademangan Barat 46 kasus, Kelurahan Pondok Kelapa 41 kasus, Kelurahan Pegadungan 39 kasus, Kelurahan Kelapa Gading Barat 37 kasus, Kelurahan Maphar 36 kasus, Kelurahan Cempaka Putih Timur 34 kasus, Kelurahan Kalideres 30 kasus, dan Kelurahan Kebon Kacang 30 kasus.

Secara kumulatif, jumlah kasus positif corona di Jakarta hingga Minggu (26/4) mencapai 3.746 kasus. Dari jumlah tersebut, 1.952 masih dirawat.

Kemudian, sebanyak 338 lainnya dinyatakan sembuh, 357 meninggal, dan sebanyak 1.099 masih menjalani isolasi mandiri.


Tags Corona

[Ikuti Riaumandiri.id Melalui Sosial Media]





Tulis Komentar