Pekanbaru

169 Pemudik Disuruh Balik Arah, Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Ketupat Lancang Kuning

Wakapolresta Pekanbaru AKBP Yusuf Rahmanto (kiri) sedang berbincang dengan Kapolsek Rumbai Iptu Viola Dwi Aggreni saat memantau pelaksanaan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2020 di Pospam Simpang Bingung, Jumat (1/5/2020). 

RIAUMANDIRI.ID, PEKANBARU - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Pekanbaru menggelar Operasi Ketupat Lancang Kuning 2020, mulai 24 April 2020 hingga 31 Mei 2020 mendatang. Operasi ini memantau pergerakan mudik lebaran. 

Dalam Ops ini, Polresta Pekanbaru mendirikan Pos Pengamanan di setiap titik keluar masuk Kota Pekanbaru. 

Wakil Kepala Polresta (Wakapolresta) Pekanbaru AKBP Yusuf Rahmanto mengunjungi satu per satu pospam tersebut guna memastikan kelancaran pengawasan yang dilakukan oleh petugas di lapangan. 

Didampingi oleh Kabag Ops Polresta Pekanbaru Kompol Lilik S, Wakapolresta mengunjungi Pospam Simpang Bingung, Rumbai.

"Operasi Lancang Kuning pada dasarnya untuk pengamanan bulan puasa dan Idul Fitri yang salah satunya melarang masyarakat untuk mudik. Sehingga dapat mengurangi penyebaran Covid-19," sebut Wakapolresta yang saat itu disambut Kapolsek Rumbai Iptu Viola Dwi Aggreni, Jumat (1/5/2020). 

Selain itu, kata Wakapolresta, operasi itu juga untuk memastikan setiap pengguna jalan yang tidak memakai masker dan jaga jarak. Kemudian, bagi yang menggunakan roda empat diperiksa jarak antar penumpang.

"Pada dasarnya pospam yang didirikan untuk memantau saudara-saudara yang akan mudik. Sebab sesuai ketentuan kan memang dilarang untuk mudik. Itulah yang kita laksanakan," tegasnya.

Di samping itu, Kabag Ops Polresta Pekanbaru Kompol Lilik S juga menegaskan hal senada, yakni setiap pengendara yang diduga hendak mudik akan dilaksanakan penindakan atau disarankan untuk balik arah. 

"Setiap kendaraan yang terindikasi ingin mudik, akan kita hentikan, lalu kita suruh balik ke daerah asalnya," tambah Lilik. 

Tak hanya itu saja, petugas akan melakukan pemeriksaan terhadap setiap pengendara yang lewat baik itu roda dua atau roda empat, serta memastikan, pengendara mematuhi aturan protokol kesehatan Covid 19.

"Sejak operasi ini dilakukan sampai kemarin (Kamis, red), kita sudah memutar balikkan arah kendaraan yang terindikasi mudik sebanyak 169 kendaraan roda dua dan roda empat," singkat Lilik.



[Ikuti Riaumandiri.id Melalui Sosial Media]





Tulis Komentar