Riau

Jumlah Positif Corona di Riau Melonjak Tajam, Hasil Klaster Terbesar dari Inhil dan Dumai

Gubernur Riau Syamsuar.

RIAUMANDIRI.ID, PEKANBARU - Pasien positif virus corona (Covid-19) di Provinsi Riau meningkat tajam dengan bertambahnya 8 orang yang positif, Ahad (3/5/2020). Total pasien positif menjadi 53 orang. Penambahan 8 pasien positif ini merupakan yang terbanyak setelah satu bulan lebih penyebaran Covid-19 di Riau.

Gubernur Riau, Syamsuar, langsung menyampaikan penambahan terbesar kasus positif di Riau. Gubri mengatakan, untuk 8 kasus terkonfirmasi positif ini, merupakan hasil tracing kontak dari pasien positif sebelumnya. Yang pertama hasil tracing pasien positif salah seorang santri dari Magetan, Jawa Timur. Di mana pasien pertama yang positif, Pasien SAR (19) merupakan santri yang bersekolah di Magetan dan pulang ke Riau pada tanggal 12 April 2020.

Berikut tiga santri lainnya asal Inhil, hasil klaster di antaranya, Pasien 48 positif covid-19 di Riau adalah pasien B (27) yang merupakan warga Kabupaten Indragiri Hilir. Saat ini sudah diisolasi dan dirawat di Kabupaten Indragiri Hilir. Pasien B (27) memiliki riwayat perjalanan dari Magetan pada tanggal 18 April 2020 dan termasuk dalam klaster Pesantren Magetan Jatim.

“Pasien 49 positif covid-19 di Riau adalah pasien S (17) yang merupakan warga Kabupaten Indragiri Hilir dan saat ini sudah diisolasi dan dirawat di Kabupaten Indragiri Hilir. Pasien S (17) memiliki riwayat perjalanan dari Magetan pada tanggal 12 April 2020 dan termasuk dalam klaster Pesantren Magetan Jatim,” ujar Gubri Syamsuar. 

“Pasien 50 positif covid-19 di Riau adalah pasien A (26) yang merupakan warga Kabupaten Indragiri Hilir dan saat ini sudah diisolasi dan dirawat di Kabupaten Indragiri Hilir. Pasien A (26) memiliki riwayat perjalanan dari Magetan pada tanggal 18 April 2020 dan termasuk dalam klaster Pesantren Magetan Jatim,” tambah Gubri. 

Selanjutnya kata Gubri, pasien positif covid-19 dari hasil klaster terbesar, di Kota Dumai dari pertemuan Nakes Teladan bertambah dua orang. Yakni Pasien 46 positif covid-19 pasien IS (71), yang merupakan warga Kota Dumai dan saat ini sudah diisolasi dan dirawat di Kota Dumai. Pasien IS (71) merupakan kontak erat dari salah satu orang yang hadir di Pertemuan Nakes Teladan. Namun beliau yang hadir ini hasil uji swabnya negatif.

“Pasien 47 positif covid-19 di Riau adalah pasien SS (2), yang merupakan warga Kota Dumai dan saat ini sudah diisolasi dan dirawat di Kota Dumai. Pasien SS (2) memiliki keterkaitan dengan klaster Pertemuan Nakes Teladan. Pasien SS (2) merupakan kontak erat dari salah satu orang yang hadir di Pertemuan Nakes Teladan. Namun beliau yang hadir ini hasil uji swabnya negatif,” ungkapnya. 

Selanjutnya pasien terkonfirmasi positif, untuk pertama kalinya terjadi di Kabupaten Indragiri Hulu. Pasien tersebut pasien 52 positif covid-19 di Riau adalah pasien AS (54), dan saat ini sudah diisolasi dan dirawat di Kota Pekanbaru. 

“Pasien AS tidak memiliki riwayat perjalanan, dan warga Indragiri Hulu harus sadar dan meningkatkan kewaspadaannya mengingat ini kasus positif pertama dan tidak diketahui darimana sumber penularannya,” tegas Gubri.

Dan Pasien 53 positif covid-19 di Riau adalah pasien DS (86) yang merupakan warga Kota Pekanbaru, dan saat ini sudah diisolasi dan dirawat di Kota Pekanbaru. Pasien DS (86) merupakan hasil tracing dari kontak erat pasien positif covid-19 HMS (43).

“Hari ini ada kabar baiknya, terdapat 10 pasien positif covid-19 di Riau yang hasil swabnya dua kali menunjukkan hasil negatif dan dinyatakan sembuh, yakni HHH (28), MRS (19), NT (60), BBB (71), S (42), M (73), N (48), NU (37), RR (37), dan S (64),” kata Gubri.

Sementara itu, dari data gugus tugas covid-19 Riau, informasi per hari Minggu (3/5) di Provinsi Riau, terdapat penambahan 8 kasus positif covid-19 dan 10 pasien positif covid-19 yang telah dinyatakan sembuh, sehingga total di Provinsi Riau terdapat 53 kasus positif, 22 dirawat, 26 sehat dan sudah dipulangkan, dan 5 meninggal dunia. 155 PDP yang masih dirawat, 448 PDP negatif covid-19 dan dipulangkan, dan 89 PDP meninggal dunia, dan 10.560 ODP dalam pemantauan, 43.363 ODP sudah selesai pemantauan.


Reporter: Nurmadi


Tags Corona

[Ikuti Riaumandiri.id Melalui Sosial Media]





Tulis Komentar