Nasional

Meski PSBB, Jumlah Kendaraan Masuk ke Jakarta Capai 707 Ribu per Hari

PSBB di DKI Jakarta - Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat (Antara)

RIAUMANDIRI.ID, JAKARTA – Kendati sedang diberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap dua, jumlah kendaraan yang masuk ke Jakarta saat masih tinggi. Rata-rata ada 707.757 kendaraan yang melintas di ruas jalan ibu kota per hari.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo menyatakan, data ini berdasarkan riset pola pergerakan masyarakat di kawasan daerah penyangga seperti Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Bodebek).

Riset dilakukan mulai dari sebelum dan sesudah PSBB diterapkan. Dari hasil riset itu, Syafrin mengakui pergerakan kendaraan ke Jakarta masih tinggi.

"Kami juga melakukan riset pola pergerakan masyarakat Bodetabek ke Jakarta. Pergerakan kendaraan dari luar ke Jakarta ada 707 ribu, masih cukup tinggi," ujar Syafrin saat dikonfirmasi, Selasa (5/5/2020).

Berdasarkan paparan Syafrin saat melakukan evaluasi PSBB bersama Komisi A DPRD DKI, volume lalu lintas rata-rata pada koridor utama terdapat 325.016 kendaraan per hari sebelum PSBB diterapkan.

Meski demikian, setelah PSBB berlaku volume kendaraan turun 49,54 persen menjadi 164.001 kendaraan per hari. Sedangkan kendaraan keluar dari Jakarta sejumlah 705.393 kendaraan per hari.

Dengan begitu sampai 3 Mei, total arus kendaraan masuk - keluar Jakarta sebanyak 1.413.150 kendaraan per harinya.

Mengenai kondisi ini, Syafrin meminta agar masyarakat tak bepergian kecuali dalam keadaan mendesak atau memang masuk kategori yang diperbolehkan. Ia menyebut akan terus melakukan penekanan agar aturan tetap di rumah ditaati masyarakat demi mencegah penularan virus corona Covid-19.

"Kami lakukan upaya penekanan yang tinggi dan sosialisasi, untuk pembatasan kendaraan pribadi dan angkutan umum," pungkasnya.


Tags PSBB

[Ikuti Riaumandiri.id Melalui Sosial Media]





Tulis Komentar