Riau

34 Pegawai UPT Puskesmas Bengkalis yang Suspect Covid-19 Harus Jalani Uji Swab

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau Mimi Yuliani Nazir.

RIAUMANDIRI.ID, PEKANBARU - Dinas Kesehatan Provinsi Riau meminta kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis untuk melakukan tes swab terhadap 34 tenaga medis dan pegawai di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Lubuk Muda, Kecamatan Siak Kecil, setelah hasil rapid test reaktif positif dan suspect Covid-19. 

Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Riau, Mimi Yuliani Nazir, mengatakan, terhadap 34 tenaga medis dan pegawai Puskesmas tersebut perlu dilakukan swab, agar nantinya bisa dilihat hasil positif atau negatif Covid-19, sehingga bisa langsung dilakukan tracing terhadap orang yang kontak langsung dengan mereka.

“Sekarangkan semuanya sudah diisolasi oleh dinasnya. Tentu perlu dilakukan tes swab terhadap mereka, agar nanti kita bisa mentracingnya. Jika ada yang positif langsung dirawat segera. Untuk swabnya hari ini dan segera dikirim ke Laboratorium RSUD Arifin Ahmad,” jelas Mimi.

“Kasus ini terjadi setelah pihak Puskesmas tersebut telah merawat salah satu pasien positif hasil tracing atau klaster santri dari Magetan, Jawa Timur, dan kontak dengan petugas di Puskesmas. Sedangkan bagi masyarakat yang kontak dengan petugas tersebut, masih menunggu hasil swab. Jika nantinya ada yang positif, barulah dilakukan tracing,” jelas Mimi lagi. 

Sedangkan untuk penutupan Puskemas oleh pihak Dinas Kesehatan Bengkalis, Mimi menjelaskan, Puskemas tidak ditutup, tapi operasionalnya dialihkan ke Puskemas terdekat. Sehingga masyarakat masih tetap bisa berobat di Puskesmas. 

“Puskemas bukan ditutup, tapi operasionalnya dialihkan ke Puskesmas terdekat. Tapi untuk pelayanan masih jalan, kalau ada yang urgent atau melahirkan masih buka. Jadi masyarakat masih bisa ke Puskesmas yang terdekat,” katanya.

Sementara itu, dari Kabupaten Bengkalis, Plh Bupati Bengkalis, langsung menutup sementara pelayanan kesehatan di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Lubuk Muda, Kecamatan Siak Kecil. Dimana telah dilaksanakan rapid test covid-19 terhadap 58 orang pegawai di UPT Puskesmas Lubuk Muda dengan hasil 34 orang atau 58,62 persen reaktif.

Berdasarkan hasil rapid test itu, maka ke-34 orang pegawai UPT Pukesmas Lubuk Muda dilakukan karantina terpadu. Karantina terpadu dimaksud dilakukan di UPT Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM) Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP). 

Kepada ke-34 pegawai tersebut juga akan segera dilakukan pengambilan swab untuk penentuan diagnostik. 

Sehubungan dengan terbatasnya tenaga kesehatan untuk memberikan pelayanan, maka untuk sementara pelayanan kesehatan di UPT Puskesmas Lubuk Muda dihentikan sampai keluarnya hasil swab untuk ke-34 pegawai dimaksud.
Namun demikian, penghentian sementara pelayanan kesehatan tersebut, dikecualikan untuk pelayanan persalinan normal.

Sedangkan untuk pelayanan kesehatan lainnya dialihkan ke UPT Puskesmas terdekat. Yakni, UPT Puskesmas Sungai Pakning (Kecamatan Bukit Batu), dan UPT Puskesmas Sadar Jaya (Kecamatan Siak Kecil).


Reporter: Nurmadi


Tags Corona

[Ikuti Riaumandiri.id Melalui Sosial Media]





Tulis Komentar