Peristiwa

Kapal Terbalik di Laut Pekalongan, Tiga ABK Berenang 2 Jam ke Daratan

Sebuah kapal motor dengan 13 ABK terbalik di laut Pekalongan, Kamis (14/5/2020). (Foto: Istimewa)

RIAUMANDIRI.ID, Pekalongan - Satu unit kapal motor (KM) Saridin GT 9 terbalik di laut Pekalongan, Jawa Tengah, sekitar pukul 17.30 WIB tadi. Peristiwa tersebut baru diketahui petugas pada pukul 20.00 WIB setelah 3 dari 14 awak KM Saridin berenang selama 2 jam ke arah daratan untuk meminta bantuan.

Satu dari tiga awak yang berenang sejauh 4 mil yakni Nur Khamid (46) warga Kendal yang juga nahkoda KM Saridin. Nur Khamid menceritakan dirinya dan dua awak kapal berenang sekitar dua jam untuk mencari bantuan, agar awak kapal segera dievakuasi.

"Kapal mau pulang menuju ke Batang. Tiba-tiba ada gelombang dari utara sekali tidak besar juga. Kapal langsung mlinger dan terbalik," kata Nur Khamid, Kamis (14/5/2020) malam.

Dalam kapal tersebut ada 14 awak termasuk dirinya. Melihat kondisi kapal sudah terbalik, para awak kapal disuruh naik ke atas kapal agar tidak terseret gelombang. Dirinya bersama dua awak kapal lainnya yakni Ajisantoso (60) dan Kasnadi (54) berinisiatif berenang ke daratan untuk mencari bantuan.

"ABK ada 14. Ini ada tiga yang berenang bergantian pakai ban dua. Kira-kira dua jam bergantian sampai sini untuk meminta bantuan," katanya.

Saat ditinggalkan, Nur Khamid memastikan 11 awak kapal lainnya telah naik di kapal yang tenggelam yang masih mengapung.

"Tidak ada (korban jiwa). Tadi saya ke sini sudah pada naik di kapal yang terbalik," katanya.

Kapal yang berangkat dari pelabuhan Batang sejak pukul 06.00 WIB tersebut berencana kembali ke pelabuhan Batang usai mencari ikan. Sesampainya di perairan Slamaran, muncul gelombang yang tidak terlalu tinggi namun membuat kapal terbalik.

Menerima adanya laporan tersebut tim gabungan yang terdiri dari PMI, BPBD, TNI-Polri langsung mencari keberadaan kapal yang berada sekitar 4 mil dari bibir pantai.

"Kita menerima laporan dan langsung tim gabungan melakukan upaya evakuasi awak kapal yang terbalik," kata petugas piket PMI Kota Pekalongan, Arfian.

Tidak menunggu lama, titik kapal nahas itu langsung ditemukan petugas gabungan. Sebanyak 11 awak KM Saridin ditemukan masih berada di atas bangkai kapal yang terbalik.

"Tim gabungan temukan korban kapal terbalik dalam kondisi selamat semuanya. Kita evakuasi pakai kapal nelayan dan langsung kita bawa ke pelabuhan," kata petugas Ditpolairud Polda Jateng, Bripka Wahyu Tri Pamungkas kepada detikcom.

Ke-11 awak kapal nelayan ini kemudian dibawa ke pelabuhan untuk dilakukan pemeriksaan kondisi kesehatan oleh petugas PMI Kota Pekalongan.

"Dua korban kita evakuasi ke rumah sakit. Kondisinya bagus, cuma mengalami hipo (hipotermia)," kata petugas piket PMI Kota Pekalongan, Yudha Wijaya.


Tags Peristiwa

[Ikuti Riaumandiri.id Melalui Sosial Media]





Tulis Komentar