Riau

Soal Satu Peserta Assessment Lulus di 2 OPD Riau, Ashaluddin: Sudah Sesuai Nilai dan Pengalaman

Gubernur Riau Syamsuar melantik 12 pejabat tinggi pratama (eselon II) di lingkungan Pemprov Riau, Selasa (10/3/2020). (Dok. RMD)

RIAUMANDIRI.ID, PEKANBARU -  Assessment pejabat tinggi pratama (eselon II) di lingkungan Pemprov Riau telah selesai dilaksanakan. Hasilnya telah diserahkan ke Gubernur Riau dan diteruskan ke Komite Aparatur Sipil Negara (KASN), merujuk pada UU Nomor 5 tahun 2014, PP nomor 17 tahun 2020 dan PermenpanRB Nomor 15 Tahun 2019.

Dalam pengumuman peserta yang lulus sebanyak 74 orang dari 121 peserta yang ikut seleksi. Namun ada salah seorang peserta yang namanya masuk dalam dua Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Peserta tersebut atas nama Purnama Irawansyah yang direkomendasikan pada dua jabatan, yakni Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura dan Kepala Bappeda Litbang.

Terkait hal itu, Ketua Panitia Seleksi (Pansel) assessment pejabat eselon II Pemprov Riau, Ashaluddin, menjelaskan, setiap pelamar diperkenankan memilih maksimal 3 jabatan dengan skala prioritas untuk pilihan yang dimaksud. Dan proses seleksi terbuka dapat dilakukan terhadap jabatan yang dilamar sekurang-kurangnya oleh 4 pelamar.

“Jadi jabatan kepala Bappeda Litbang dilamar oleh 6 peserta, di antaranya Aseizal, M. Azza Faeoni, Kamsol, Purnama, Emri, dan Sofyan Hadi. Asrizal dan Azza Faroni, memilih jabatan kepala Disperindagkop dan UKM. Kamsol memilih Kepala Dinas Pendidikan dan Purnama memilih Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura,” jelas Ashaluddin. 

“Sehingga terdapat kekurangan jumlah peserta yang akan direkomendasikan pansel kepada Gubernur, pada jabatan kepala bappeda Litbang. Dan direkomendasikanlah Purnama Irawansyah pada jabatan kepala Bappeda Litbang, dengan pertimbangan pengalaman, rekam jejak jabatan dan kualifikasi pendidikan yang bersangkutan,” imbuhnya.

Lebih jauh dikatakan Ashaluddin, setelah pelaksanaan seleksi kompetensi teknis/bidang, pembuatan makalah dan wawancara, maka nilai yang diperoleh diintegrasikan dengan bilai sebelumnya, administrasi dan Kompetensi manajerial, dan sosial kultural.

“Dari total nilai yang telah diintegrasikan, Panitia Seleksi menetapkan 3 pelamar terbaik dan seterusnya disampaikan kepada Gubernur Riau untuk dipilih salah satunya yang akan memangku jabatan. Sebelum ditetapkan 1 calon terpilih dan dilantik, Gubri melaporkan proses seleksi terbuka ke KASN untuk mendapatkan rekomendasi pelantikan,” jelasnya.


Reporter: Nurmadi



[Ikuti Riaumandiri.id Melalui Sosial Media]





Tulis Komentar