Riau

Kasus Positif Corona di Riau Capai 101, Indra Yovi: 90 Persen Pasien Positif Datang dari Luar

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Riau, Indra Yovi.

RIAUMANDIRI.ID, PEKANBARU - Pasien positif Covid-19 di Provinsi Riau mencapai angka di atas 100 orang setelah ada tambahan 2 pasien positif, Senin (18/5/2020). Total kasus positif hingga hari ini menjadi 101 orang. Tambahan dua pasien ini berasal dari Kota Dumai, dan salah satunya kembali dari hasil tracing Klaster Kepulangan Santri dari Pondok Pesantren di Magetan, Jawa Timur.

Pasien 100 positif Covid-19 di Riau adalah Tn. AAH (15) yang merupakan warga Kota Dumai dan saat ini sudah diisolasi dan dirawat di Kota Dumai. Tn. AAH merupakan hasil tracing dari Klaster Kepulangan Santri dari Jawa Timur.

Pasien 101 positif Covid-19 di Riau adalah Ny. AP (33) yang merupakan warga Kota Dumai dan saat ini sudah diisolasi dan dirawat di Kota Dumai. Ny. AP merupakan hasil tracing dan kontak erat (istri) dari pasien positif Covid-19 Tn. S (42) yang merupakan kasus 87.

“Tambahan dua orang pasien positif ini, menjadikan pasien positif di Riau di atas 100 orang. Dan satu orang pasien dari hasil tracing Klaster Pesantren Magetan, Jawa Timur,” ujar Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Riau, Indra Yovi, Senin sore.

Dijelaskan Indra, terkait dengan telah dibukanya moda transportasi, dan banyaknya masyarakat yang mulai mudik, menjadi kekhawatiran bagi tim medis yang menangani pasien Covid-19. Tidak hanya di Riau, tapi juga di seluruh Indonesia. Jika memang terjadi mudik ke Riau, maka dikhawatirkan terjadi lonjakan pasien positif. 

“Kita tidak mungkin melarang ratusan juta orang. Yang ditekankan bagaimana mematuhi protokol kesehatan, pakai masker jagak jarak, jangan berkerumun, cuci tangan. Kalau hal terburuk terjadi nanti, kalau ada yang mudik datang dari Jawa, apa yang akan terjadi jika ada yang positif,” kata Indra Yovi. 

Dijelaskan Indra, untuk wilayah Riau saat ini, sejak terjadinya pandemi Covid-19, kasus positif di Riau terjadi akibat dari orang yang membawa ke Riau. Tercatat hampir 90 persen pasien yang positif berasal dari daerah yang dinyatakan wilayah merah. 

“90 persen itu pasien positif semuanya impor (datang dari luar, red), seperti dari Sukabumi, Magetan, Medan, Padang, dan Sumsel, dari sini semua perjalanannya. Bahkan ada kontak erat plus transmisi lokal dari santri. Kalau tidak disiplin atau meminta jangan pulang dulu. Celakanya nanti pada H+7 atau minggu ketiga Juni, bisa meningkat di Riau karena setelah lebaran. Kami dari petugas RS hanya bisa mengimbau masyarakat,” tegasnya.


Reporter: Nurmadi


Tags Corona

[Ikuti Riaumandiri.id Melalui Sosial Media]





Tulis Komentar