Nasional

Kasus Covid-19 Terus Bertambah, Masyarakat Diminta Waspada

Juru Bicara Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto

RIAUMANDIRI.ID, JAKARTA - Juru Bicara Pemerintah Penanganan Virus Corona (Covid-19), Achmad Yurianto mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap transmisi lokal penyebaran virus Corona (Covid-19). Yuri mengatakan penyebaran kasus tidak lagi tergantung dari imported case atau kasus positif yang terpapar dari luar negeri. Apalagi saat ini, peningkatan kasus positif Covid-19 di Indonesia masih terus terjadi.

Diketahui, penambahan kasus hari ini sebanyak 693 pasien positif. Penambahan kasus ini paling tertinggi sejak pertama kali diumumkan pemerintah pada 2 Maret lalu. Sehingga jumlah positif Corona sebanyak 19.189 orang, sembuh 4.575 orang dan 1.242 meninggal dunia. 

“Mari kita pahami kembali hal yang mendasar dari pandemi Covid-19 ini, yang pertama ada di mana-mana, ada di sekitar kita, tidak lagi tergantung dari imported case kasus yang datang dari luar,” ungkap Yuri di Jakarta, Rabu (20/5/2020).

“Tetapi sekarang ini sudah akan banyak kita lihat di dominasi oleh transmisi lokal. Ini yang harus dimaknai bahwa kita secara orang per orang harus mampu melindungi diri kita,” sambung Yuri.

Yuri pun mengatakan bahwa saat ini tidak mudah mengidentifikasi siapa yang sedang membawa virus ini dan yang menularkan atau ini disebut sebagai Orang Tanpa Gejala (OTG). 

“Kita tidak bisa mengidentifikasi dengan mudah siapa yang sakit,” katanya.

Oleh karena itu, Yuri kembali mengingatkan masyarakat untuk selalu menjaga jarak fisik pada saat ketemu orang. Kemudian menggunakan masker, mencuci tangan dengan menggunakan sabun dan air yang mengalir dan kemudian secara membatasi kegiatan di luar rumah. 

“Ini adalah upaya-upaya agar kita tetap berada dalam posisi yang sehat dan tidak tertular penyakit ini. Oleh karena itu inilah yang disebut dengan protokol kesehatan. Ini akan berlaku bukan hanya bangsa kita. Tetapi di seluruh dunia,” tegas Yuri.


Tags

[Ikuti Riaumandiri.id Melalui Sosial Media]





Tulis Komentar