Hukrim

Polisi Tetapkan 12 Orang Tersangka Pengambilan Paksa Jenazah Covid-19

Puluhan orang mendatangi RS di Makassar untuk mengambil paksa jenazah PDP Covid-19.

RIAUMANDIRI.ID, MAKASSAR - Polisi menetapkan 12 orang sebagai tersangka kasus pengambilan paksa jenazah pasien virus Corona atau Covid-19 di Sulawesi Selatan. Polisi bakal menangkap para tersangka.

"Perkara pengambilan paksa jenazah pasien Covid-19 ditangani oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sulawesi Selatan dan Polrestabes Makassar," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono, Selasa (9/6/2020).

Awi merinci, penyidik Polrestabes Makassar menetapkan dua orang sebagai tersangka yakni Akbar dan Hendra atas pengambilan paksa jenazah pasien Covid-19 di RSJ Dadi, Makassar. Perkaranya sudah naik dari penyelidikan ke penyidikan.

Kemudian untuk kasus pengambilan paksa jenazah pasien Covid-19 di RS Stellamaris, dua orang ditetapkan tersangka yaitu Sumarjono dan Agung dengan perkara yang juga naik ke tingkat penyidikan.

Untuk perkara pengambilan paksa jenazah pasien Covid-19 di RS Labuan Bajo, enam orang ditetapkan tersangka yaitu Sampara, Aris alias Bojes, Daeng, Saung, Amir dan Kamal Losari.

Adapun kasus pengambilan paksa pasien diduga positif Covid-19 di RS Bhayangkara Polda Sulsel, polisi menetapkan dua tersangka yaitu Rahman Akbar dan Rahmawati.

"Malam ini rencananya akan bergerak melakukan penangkapan terhadap para tersangka. Tim gabungan di lapangan sudah dibentuk yaitu terdiri dari tim Resmob, Brimob, Sabhara Polda Sulsel dan Jatanras Polrestabes Makassar," kata Awi.

Dari hasil gelar perkara awal, semua tersangka dijerat Pasal 214 KUHP Juncto pasal 335 KUHP Juncto pasal 336 KUHP Juncto pasal 93 KUHP Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018.


Tags

[Ikuti Riaumandiri.id Melalui Sosial Media]





Tulis Komentar