Riau

Jelang Idul Adha, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Riau Jamin Ketersediaan Sapi Kurban

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Riau, Rahmat Setiyawan

RIAUMANDIRI.ID, PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau menjamin ketersediaan hewan kurban untuk hari Raya Idul Adha 1441 H/2020 M. Bahkan hewan kurban pada tahun ini lebih dari cukup dengan kondisi yang lebih baik, di tengah masa pandemi Covid-19. 

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Rahmat Setiyawan mengatakan, dengan kondisi Covid-19 ini, belum bisa dipastikan berapa banyak permintaan dari masyarakat, terutama untuk pembelian sapi kurban. Karana banyak masyarakat yang masih berfikir untuk berkurban, dengan semakin berkurangnya perekonomian.

“Ketersediaan sapi kurban untuk tahun ini masih aman. Bahkan kesempatan memilih sapu kurban, kalau dimulai dari sekarang bagus-bagus dan terbuka agak banyak. Kalau permintaan kita belum bisa pastikan dalam kondisi perekonomian sekarang,” kata Rahmat, yang baru dilantik sebagai Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Senin (15/6/2020).

“Untuk prediksi berapa ketersediaan sapi sekarang dan berapa yang membeli, apakah menurun atau naik belum bisa saat ini. Masih ada waktu 1,5 bulan lagi di masa new normal ini masih berjalan, mudah-mudahan perekonomian semakin naik,” tambahnya.

Sementara itu, untuk ketersediaan sapi di Riau, pihaknya juga telah menjajaki kerja sama dengan Badan Usaha Milik Tani (BUMT) Kuansing, yang akan menerima bantuan sebanyak 500 ekor sapi dari Nusa Tenggara Timur, dan bakal dikirimkan melalui kapal.

“Rencana akan ada kerja sama untuk kurban sapi cukup bagus dari NTT akan disuplai, dan ini sudah menjadi bisnis bersama BUMT Kuansing, dan Dinas Peternakan. Sapi ini semua aman dan tidak mengecewakan, sapi bali dengan berat 250 Kg sampai 300 Kg. Kalau masalah harga kalau tak salah Rp49 ribu per kilo kalau hidup, sampai ke sini bisa mencapai Rp60 ribu,” jelasnya.

“Selain itu menjelang Idul Adha ini kita juga membentuk tim untuk pencegahan penyakit hewan. Dan ada syarat khusus untuk pengadaan sapi kurban yang sehat, salah satunya wajib divaksin. Agar sapi tidak mati dan sehat,” ungkapnya. 


Reporter: Nurmadi


Tags

[Ikuti Riaumandiri.id Melalui Sosial Media]





Tulis Komentar