Pendidikan

Perancang Master Plan Kompleks Perkantoran Pemko Pekanbaru Raih Gelar Doktor di ITS

Dosen Unilak, Dr Yose Rizal, ST, MT, perancang Master Plan Kompleks Perkantoran Pemko Pekanbaru yang berhasil meraih gelar doktor di Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya.

RIAUMANDIRI.ID, PEKANBARU - Tak banyak yang tahu kompleks Perkantoran Pemerintah Kota Pekanbaru di Kecamatan Tenayan Raya yang megah dan seluas 300 hektare juga ada campur tangan dosen Teknik Arsitektur Universitas Lancang Kuning (Unilak) Pekanbaru, Riau. 

Kompleks Perkantoran, awalnya kebun sawit yang luas, berbukit dan berlembah kini menjadi salah satu kompleks perkantoran terbesar di Riau dan menjadi tempat favorit warga Pekanbaru untuk berolahraga. 

Dialah, Yose Rizal, ST, MT, Team Leader Tenaga Ahli, yang merancang Master Plan Pusat Perkantoran Pemerintahan Kota Pekanbaru pada tahun 2013-2014. Yose berlatar belakang pendidikan S1 Arsitektur UBH dan lulusan Urban Disain di Magister Arsitektur ITB tahun 2004, baru saja meraih gelar doktor di Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya. Ia mengambil studi riset kuantitasi arsitektur di Departemen Teknik Elektro Fakultas Teknologi Elektro dan Informatika Cerdas.

Dosen yang meraih beasiswa BPDN Tahun 2015 itu, tepat pada tanggal 11 Juni telah meraih gelar doktor dalam Sidang Tertutup Doktoral dengan hasil pencapaian riset lintas keilmuan sangat memuaskan.

Melalui wawancara via WhatsApp, Sabtu (13/6/2020) lalu, saat di Surabaya, ia mengatakan bersyukur dapat menyelesaikan pendidikan Doktor selama 4,5 tahun. Riset yang dilakukannya mengenai distribusi pencahayaan alami pada ruangan terhadap posisi jendela dan kuantitasi estetika asimetris, dengan judul disertasi “Permodelan Matematika Efisiensi Energi Ruangan Berbasis Optimisasi Daylight Factor dan Estetika Arsitektur”.

Hasil dari disertasinya adalah menentukan optimasi posisi bukaan jendela yang memenuhi standar pencahayaan alami dan mengkuantitasikan estetika asimetris pada posisi tersebut. “Disertasi ini membuktikan bahwa estetika arsitektur dapat diukur,” sebutnya.

Di depan tiga guru besar dan penguji lainnya, ia mampu mempertahankan disertasinya dan berhak menyandang gelar doktor. Disertasinya dibimbing dengan promotor Prof Dr Eng Ir Imam Robandi, MT (dosen Teknik Elektro ITS, Kalab. PSOC ITS, Sekretaris Dewan Professor Nasional, Ahli di bidang Kecerdasan Buatan, AI). CoPromotor, Dr Eko Mulyanto Yuniarno, ST, MT (Dosen Teknik Sistem Komputer, Dep Teknik Elektro ITS, Ahli di bidang AI, Algoritma komputer, Programming, Image Processing, Kalab Visi Computer ITS).

Sebagai penguji Prof Ir Rinaldy Dalimi, MSc, PhD, Guru Besar Teknik Elektro UI, Dewan Energi Nasional (DEN), ahli Energi. Prof Dr Ir Happy Ratna, MSc, Guru Besar Departemen Arsitektur ITS, ahli Arsitektur, Dr I Ketut Eddy Purnama, ST, MT, Dekan Dep. Teknik ITS, Dosen Teknik  Sistem Komputer, ahli computer visualisasi.

Menurut Yose, bagi generasi muda yang memiliki bakat gambar sangat tepat untuk melanjutkan studi kesarjanaan di bidang arsitektur, karena kemampuan untuk dapat mengambar memerlukan imajinasi yang tinggi, modal utama untuk menjadi arsitek adalah memiliki imajinasi, umumnya ditemukan pada mereka yang berbakat di bidang seni musik dan gambar. Kedua bakat membuka kemampuan menggali kreativitas untuk mendalami konsep ilmu rancang bangun.

“Terima kasih kepada Allah SWT telah memberikan kesehatan sehingga dapat menyelesaikan program doktoral ini. Saya berharap dapat ilmu bermanfaat untuk orang banyak dan perkembangan ilmu pengetahuan di bidang arsitektur”. 

"Gelar doktor saya anugerahkan kepada orang tua saya yang bangga anaknya meraih gelar akademisi tertinggi, walau orang tua saya bukan sarjana. Sedangkan ilmu yang didapat sepenuhnya untuk mahasiswa saya, yang saya dapat adalah pengalaman dan atmosfer akademik selama 4,5 tahun berjuang 8 jam per hari di Lab. Visikom dan Lab. PSOC di ITS," ujar Yose. Selama kuliah banyak mendapatkan dukungan dari rekan-rekan dosen, pimpinan Fakultas dan Universitas. 

Sementara itu Rektor Unilak Dr Junaidi, SS, MHum, Senin (15/6/2020) siang, mengucapkan selamat atas gelar doktor yang diraih Yose. Semoga makin banyak dosen yang melanjutkan studi ke doktor, dan Unilak memberikan kesempatan kepada dosen-dosen.

Bagi generasi milenial, di Unilak jurusan arsitektur telah akreditasi B, bagi yang menyukai arsitektur bisa mendaftar di Unilak dan akan mendapatkan diskon uang pengembangan bagi mendaftar pada jalur pasti kuliah hingga 26 Juni.

“Dalam satu bulan ini ada dua dosen teknik yang meraih gelar doktor, selain pak Yose Rizal, juga pak David Setiawan meraih gelar doktor di UNP," sebut Rektor.



[Ikuti Riaumandiri.id Melalui Sosial Media]





Tulis Komentar