Peristiwa

Dokter dan Kedua Mertuanya Meninggal Positif Covid-19, Istri dan Anak Dirawat

(Foto via facebook IDI)

RIAUMANDIRI.ID, Surabaya - Satu keluarga tenaga kesehatan meninggal setelah positif COVID-19. Keluarga dokter yang bertempat tinggal di Sampang itu yakni dr Deny Dwi Yuniarto.

"Jadi kawan kami yang meninggal di Sampang, istrinya sakit, mertuanya meninggal dunia juga. Saya tidak meriksa sendiri, orang tua (dr Deny Dwi Yuniarto) yang memberi tahu saya, bahwa anaknya meninggal, dan istrinya sedang sakit (positif COVID-19). Mertuanya, dua-duanya meninggal dunia karena COVID-19 positif," kata Ketua Gugus Kuratif Penanganan COVID-19 Jatim, dr Joni Wahyuhadi di Surabaya, Selasa (16/6/2020).

Joni menyebut, dokter Deny meninggal dalam status positif COVID-19. Sementara mertuanya yang juga tenaga kesehatan dinyatakan meninggal berstatus COVID-19. Bapak mertua Deny diketahui seorang perawat dan ibu mertua Deny berprofesi bidan.

Dokter Deny meninggal pada Senin (15/6) dinihari. Hasil swabnya baru keluar Senin sore dan dinyatakan positif. Sedangkan bapak mertuanya meninggal seminggu yang lalu. Sehari kemudian, ibu mertuanya juga meninggal dunia.

"Kita berduka kabar ini. COVID-19 ini ada, kita rasakan akibatnya. Kita tidak bisa melihat langsung, tapi efeknya terasa. Ketika kita dekat dengan orang yang positif (OTG), hampir pasti kita tertular," jelasnya.

Pria yang juga Dirut RSU dr Soetomo ini menilai ada kemungkinan 1 keluarga nakes di Sampang tertular, sehingga positif COVID-19. Angka persentase penularan COVID-19 di Jatim sendiri mencapai 30 persen.

"Risiko penularan kita sangat tinggi dari data internasional. Kita hidup dalam lingkungan banyak sekali orang terinfeksi COVID-19. Di sekitar kita banyak orang yang membawa itu, kita mesti hati-hati," tandas Joni.

Informasi yang dihimpun, istri almarhum Deny dirawat di RSUA bersama anaknya, setelah mendapat perawatan di RSUD Sampang. Keduanya dalam kondisi baik.


Tags Corona

[Ikuti Riaumandiri.id Melalui Sosial Media]





Tulis Komentar