Riau

Tingkatkan Perekonomian Wartawan, PWI Riau Segera Buat Budidaya Ikan Kolam Biofloc

RIAUMANDIRI.ID, PEKANBARU - Dalam rangka meningkatkan perekonomian wartawan, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Riau di bawah kepemimpinan H Zulmansyah Sekedang dalam waktu dekat akan segera membuat budidaya ikan dengan sistem biofloc.

Rencananya, kolam biofloc ini akan dibuat di pekarangan belakang Kantor PWI Riau, Jalan Arifin Achmad, Pekanbaru.

Agar pembuatan kolam biofloc tersebut bisa terbuat dengan sempurna, Ketua PWI Riau Zulmansyah Sekedang membawa pengurus Koperasi Pena Emas PWI Riau dan Pengurus PWI Peduli meninjau langsung tempat pembuatan kolam biofloc milik Azer Afwan di Jalan Sekuntum, Tangkerang Timur, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru, Kamis (18/6/2020).

Setibanya di kediaman pakar kolam biofloc ini, Ketua PWI Riau dan rombongan melihat langsung kolam biofloc yang berada di pekarangan samping rumah Azer Azwan. Jumlah kolam yang sudah selesai dibuat Azer Azwan ada sebanyak 3 unit. Di mana satu unitnya berisi indukan ikan lele dan beberapa ekor ikan patin.

Kepada Azer Azwan, Zulmansyah Sekedang menyampaikan, kedatangan pengurus PWI yang terdiri dari pengurus Koperasi Pena Emas PWI Riau dan Pengurus PWI Peduli ini untuk mengetahui proses budidaya ikan dengan kolam biofloc. 

Menanggapi penyampaian Zulmansyah, Azer Afwan yang juga alumni Fakultas Perikanan Universitas Riau tahun 1983 ini menyambut baik rencana PWI Riau untuk membuat budidaya ikan melalui kolam biofloc ini. 

"Saya siap membantu untuk mengawal dan melatih kawan-kawan PWI Riau, mulai dari membuat kolamnya sampai cara memberi pakan," ucap Azer Afwan.

Dan mengenai biaya pembuatan kolam hingga selesai, beber Azer Afwan, diperkirakan sebesar Rp3 juta. Biaya itu sudah termasuk alat aerator yang berfungsi untuk membuat gelembung udara agar ada oxigen di dalam air.

"Kolamnya bisa ukuran 2,5 diameter dengan tinggi 1 meter atau 3 diameter kali 1 meter. Untuk kolam 2,5 diameter bisa diisi 3 ribu sampai 5 ribu ekor ikan. Sedangkan kolam 3 diameter bisa menampung hingga 7 ribu ekor ikan. Karena itu, agar ikan tersebut tidak mati maka diperlukan aerator supaya ada oxigen di dalam air," terang Azer Afwan seraya menyampaikan, banyak keuntungan yang bisa diperoleh dari budidaya ikan dengan kolam biofloc ini. Antara lain air tidak perlu diganti setiap saat karena airnya tidak mengeluarkan bau, rasa ikannya juga tidak amis atau anyir seperti aroma ikan dalam kolam biasa dan perkembangan ikannya bisa dipantau setiap saat.

"Khusus untuk air supaya tidak bau, kita ada cairan namanya probiotic yang kita taburkan ke dalam kolam. Cairan ini berisi bakteri yang bisa mengurai kotoran ikan dan membuat warna air stabil. Karena itu air tidak bau dan kotoran yang diurai oleh bakteri ini bisa menjadi makanan ikan. Harga per liternya Rp50 ribu," terang Azer Afwan.


Tags PWI RIAU

[Ikuti Riaumandiri.id Melalui Sosial Media]





Tulis Komentar