Nasional

Mahfud MD: Ide New Normal Agar Orang Tak Stres Lihat Angka Covid-19

Menko Polhukam Mahfud MD

RIAUMANDIRI.ID, JAKARTA - Menko Polhukam Mahfud MD menggelar rapat kordinasi penanganan Covid-19 khususnya wilayah Surabaya Raya, yang digelar di gedung Negara Grahadi Surabaya.

Rapat tersebut dihadiri oleh Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, Ketua Gugus Percepatan Penanganan Covid-19, Doni Monardo, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, dan sejumlah jajaran pejabat daerah lainnya.

Dalam rapat, Mahfud menjelaskan, pemerintah bersungguh-sungguh dan terus berkordinasi dalam memerangi Covid-19. Menurutnya, ada tiga aspek yang menjadi fokus utama penanganan Covid-19 sesuai instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi), yaitu aspek kesehatan, ekonomi dan sosial.

Di aspek kesehatan, perang melawan Covid-19 dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan sesuai dengan standar WHO. Aspek ekonomi menjadi inisiatif diterapkannya kenormalan baru seperti yang sudah diputuskan oleh pemerintah.

"Orang mati disebabkan bisa stres melihat angka Covid-19, itu menjadi awal ide muncul New Normal istilah yang di pakai dan sangat dipikirkan bahwa fakta Covid-19 itu ada dan tidak tahu kapan selesainya," kata Mahfud, Kamis (25/6/2020).

Dalam hal ini, dia mengakui, hampir semua negara tak siap menghadapi pandemi Covid-19 termasuk Indonesia. Namun mantan Hakim MK ini menilai, disaat pandemi muncul rasa solidaritas di masyarakat.

Untuk itu, Mahfud mengajak, masyarakat untuk menghadapi normal baru dan menghadapi realita hidup berdampingan dengan Covid-19.

"Ini kesempatan dalam kesulitan untuk kita maju dalam kebersamaan ekonomi. Mari kita tumbuhkan semangat bersama dalam menangani Covid-19. Jangan berpikir terus sembunyi dari Covid-19 kita harus berdampingan dengan Covid-19 sesuai arahan Presiden Joko Widodo," tutupnya.



[Ikuti Riaumandiri.id Melalui Sosial Media]





Tulis Komentar