Pendidikan

Tim PKM Dosen Fekon Unilak Bantu Manajemen Bank Sampah di Rumbai Pesisir

RIAUMANDIRI.ID, PEKANBARU - Bagi sebagian orang sampah adalah benda tak berharga. Tetapi di tangan orang-orang kreatif dan berpikir maju, sampah bisa menjadi emas.

Jika sampah dipilah dan dipilih serta dikelola dengan baik, termasuk dalam hal manajemen keuangan dan operasional, tentunya akan menjadi lebih bermanfaat.

Dilatarbelakangi hal tersebut, maka tim PKM Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Lancang Kuning (Fekon Unilak) melakukan kegiatan pengabdian di Kelurahan Limbungan, Kecamatan Rumbai Pesisir, Kota Pekanbaru, Riau, dengan mengunjungi Bank Sampah Berkah Abadi yang dikelola oleh Ibnu Hajar.

Tim PKM Unilak diketuai oleh Dr Jeni Wardi, SE, MAk, Ak, CA, dengan anggota Liviawati, SE, MSi, Ak, CA dan Gusmarila Eka Putri, SE, MAk.

Dijelaskan Jeni, Wali Kota Pekanbaru telah memiliki program bank sampah yang telah dituangkan dalam Perwako No 15 Tahun 2016, tetapi dalam pelaksanaan ada beberapa kendala, seperti sumber daya manusia. Maka dari itu mereka sebagai akademisi Unilak ingin memberikan kontribusi dan berperan aktif menggerakkan program bank sampah di tiap kecamatan di Pekanbaru. 

"Beberapa hari lalu, dimulai dari Kecamatan Rumbai Pesisir dengan mengunjungi Bank Sampah Berkah Abadi di RW 09 yang ada di Kelurahan Limbungan dan melihat langsung pengelolaan sampah," ujar Jeni, Senin (29/6/2020).

Dijelaskan Jeni, hasil kunjungan mereka beberapa waktu lalu ke Bank Sampah Berkah Abadi, belum berjalan baik dan lancar karena masih terdapat masalah dengan manajemen adiministrasinya. 

"Adapun masalah mitra tersebut dari sisi manajemen organisasi yaitu mitra belum menyusun struktur organisasi mulai dari pengambilan sampah sampai kepada penjualan sampah serta administrasi yang akan mencatat dan menimbang sampah yang telah dipilah oleh masyarakat," bebernya. 

Di samping itu, menurut Jeni, masalah lainnya adalah, belum disusun juga lay out operasional yang efektif pada proses mulai dari pengambilan sampah dari masyarakat lalu dipisahkan dan dipilah-pilah sampai kepada penjualan sampah serta administrasi yang akan menimbang dan mencatat harga sampah tersebut.

Diceritakan Jeni, pengelola bank sampah, Ibnu Hajar, sangat senang dan berterima kasih atas bantuan pemikiran dan kunjungan.

"Di situ kita juga berdiskusi untuk memajukan bank sampah, sehingga persoalan sampah tidak lagi menjadi permasalahan tetapi menjadi berkah," ujarnya.

Ditambahkan Jeni, solusi yang diberikan, Tim PKM Unilak akan membantu membuatkan struktur organisasi Bank Sampah lengkap dengan job desk-nya dan membantu membuatkan flowchart operasional bank sampah mulai dari pengambilan sampah dari masyarakat lalu dipisahkan dan dipilah-pilah sampai kepada penjualan sampah serta administrasi yang akan menimbang dan mencatat harga sampah tersebut. Selain itu, Tim akan mengajarkan bagaimana membuat anggaran untuk pengendalian keuangan. 

"Kegiatan ini juga merupakan bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, dan kontribusi nyata dari Dosen Fekon Unilak untuk warga sekitar kampus," pungkas Jeni.


Tags

[Ikuti Riaumandiri.id Melalui Sosial Media]





Tulis Komentar