Riau

Sekda Buka Parade Musik Legendaris

ilustrasi

RENGAT(HR)-Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Kabupaten Inhu Agus Rianto, membuka Parade Musik Legendaris dan Festival Band se-Provinsi Riau III yang diselenggarakan Dewan Kesenian Indragiri Hulu, Selasa (21/4), di Lapangan Hijau Rengat.

Pembukaan Parade Musik Legendaris dan Festival Band se-Provinsi Riau ini ditandai tabuhan drum Plt Sekda Inhu Agus Rianto serta penyerahan bantuan kepada keluarga Almarhum Yusman Yahya dan Almarhum Abu Sofian. Keduanya merupakan anggota DKI sekaligus tokoh yang berjasa dalam perkembangan dunia musik di Kabupaten Inhu.

Bantuan untuk almarhum Yusman Yahya diterima istrinya Kartini dan untuk almarhum Abu Sofian diterima istrinya Musalmah. Kedua istri musisi senior Kabupaten Inhu ini tampak haru saat menerima bantuan dari DKI yang diserahkan Plt Sekda Inhu tersebut. Turut hadir pada pembukaan Parade Musik Legendaris dan Festival Band se Provinsi Riau III ini Forum Koodinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para pejabat dilingkungan Pemkab Inhu, Anggota DPRD Inhu, serta para seniman di Kabupaten Inhu.

Ketua Panitia Pelaksana Mailiswin, mengungkapkan Parade Musik Legendaris dan Festival Band se-Provinsi Riau III ini akan diselenggarakan mulai tanggal 21 hingga 26 April 2015 di Lapangan Hijau. Kegiatan ini merupakan agenda rutin yang di-laksanakan DKI tiap tahunnya. “Alhamdulillah tahun ini akan ada 10 band legendaris yang akan tampil dan 42 grup band dari berbagai daerah di Riau yang ikut festival. Bahkan tahun ini, akan ada bintang tamu grup musik perkumpulan dendang anak dari Malaysia,” ucapnya.

Diungkapkan, 10 band legendaris yang akan tampil diantaranya Korpri Band (Rengat), Kompenk (Bengkalis), Riau Hotel (Pekanbaru), Riau Old Star (Pekanbaru), Ria Group (Airmolek), Forlet Band (Pematamgreba), Indragiri Band (Rengat), Bahana 88 (Tembilahan), Harapan Band (Tembilahan) dan Arwin Cs Band (Siak). Sementara itu, Plt Sekda Inhu Agus Rianto, mengungkapkan dalam waktu beberapa bulan, DKI kehilangan dua tokoh yang sangat berjasa dalam dunia musik di Kabupaten Inhu. Karena itu, Plt Sekda mengaku berduka, sebab kedua tokoh tersebut merupakan guru bagi para seniman di Inhu.

“Sebelum meninggalkan kita semua, almarhum Yusman Yahya terakhir masih bermain Saxsofon pada acara pisah sambut Dandim 0302 Inhu. Sedangkan Almarhum Abu Sofian terakhir masih bermain music di Danau Raja saat acara kumpul bersama komunitas Trabas,” ungkapnya.

Plt Sekda Inhu berharap, kepada keluarga yang ditinggal dapat tabah, sebab semua manusia akan sampai ke sana. “Kita berdoa semoga almarhum diterima di sisi Allah SWT,” tuturnya.

Pada kesempatan itu, Plt Sekda mengapresiasi kepada DKI yang telah berhasil membangkitkan gairah musik dan kesenian di Kabupaten Inhu dengan berbagai program serta kegiatan yang diselenggarakan. Hal ini diharapkan mampu memberikan motivasi kepada para seniman untuk terus berkarya. (adv/humas)
 


Loading...

[Ikuti Riaumandiri.co Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar